Kurang Gizi dalam Waktu Lama
Tanpa disadari, penyebab stunting bisa terjadi sejak anak masih dalam kandungan. Ini karena janin mungkin mengalami kekurangan gizi akibat ibu tidak memiliki akses atau asupan makanan sehat dan bergizi, seperti makanan berprotein tinggi. Rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga dapat memengaruhi kondisi malnutrisi janin, yang menjadi salah satu penyebab terbesar stunting pada anak.
Pola Asuh Kurang Efektif
Pola asuh yang kurang efektif juga berkontribusi pada penyebab stunting. Ini berkaitan dengan perilaku dan praktik pemberian makanan kepada anak. Jika orang tua tidak memberikan asupan gizi yang baik dan seimbang, anak berisiko mengalami stunting. Selain itu, faktor ibu yang kurang nutrisi selama masa remaja, kehamilan, dan laktasi juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak anak.
Pola Makan
Keterbatasan akses terhadap makanan dengan nilai gizi tinggi serta menu makanan yang tidak seimbang dapat menghambat pertumbuhan anak dan meningkatkan risiko stunting. Hal ini seringkali disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu mengenai pentingnya gizi yang optimal sebelum, selama, dan setelah melahirkan.
Tidak Melakukan Perawatan Pasca Melahirkan
Setelah bayi lahir, perawatan pasca melahirkan bagi ibu dan bayi sangat dianjurkan. Bayi sebaiknya segera mendapatkan asupan ASI eksklusif untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Perawatan pasca melahirkan juga penting untuk mendeteksi dan mengatasi potensi gangguan kesehatan pada ibu dan anak setelah persalinan.
Gangguan Mental dan Hipertensi Pada Ibu
Kondisi kesehatan mental ibu, seperti depresi atau stres berat, serta masalah hipertensi selama kehamilan, dapat memengaruhi kesehatan janin dan asupan nutrisi yang diterima. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko stunting pada anak. Dukungan psikologis dan penanganan medis yang tepat bagi ibu sangat krusial untuk mencegah dampak negatif ini.
Sakit Infeksi yang Berulang
Sakit infeksi yang berulang pada anak seringkali disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tidak bekerja secara maksimal. Ketika imunitas anak lemah, risiko terkena berbagai jenis gangguan kesehatan, termasuk stunting, menjadi lebih tinggi. Menjaga imunitas buah hati tetap kuat adalah kunci untuk menghindarkan mereka dari infeksi dan risiko stunting.
Faktor Sanitasi
Sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses terhadap air bersih dapat mempertinggi risiko stunting pada anak. Lingkungan dengan sanitasi dan kondisi air yang tidak layak dapat memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan anak. Selain itu, rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan juga merupakan salah satu faktor penyebab stunting yang perlu diperhatikan.