Rasa lemas pada tubuh dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik fisik maupun psikis. Memahami penyebabnya adalah langkah awal untuk mengatasinya:
Kurang Tidur
Kualitas dan kuantitas tidur yang tidak memadai adalah pemicu umum badan lemas. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup, idealnya 7-8 jam setiap malam. Tidur yang berkualitas memungkinkan tubuh untuk beristirahat dan meregenerasi energi yang dibutuhkan untuk aktivitas harian.
Gangguan Tidur (Sleep Apnea)
Berbeda dengan kurang tidur biasa, sleep apnea adalah kondisi serius di mana pernapasan terhenti sementara saat tidur. Gejalanya meliputi mendengkur keras, badan lemas di siang hari, dan penurunan kadar oksigen. Untuk mengurangi risiko, hindari merokok, jaga berat badan ideal, batasi alkohol dan kafein, serta hindari makan berat sebelum tidur.
Stres
Faktor psikologis seperti stres akibat pekerjaan, studi, atau masalah pribadi dapat memicu kelelahan fisik. Penting untuk mengelola stres dengan baik, mencari relaksasi, dan tidak ragu meminta dukungan atau saran dari orang terdekat.
Anemia (Kurang Darah)
Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen. Kondisi ini menyebabkan badan lemas, sakit kepala, pusing, dan bahkan sesak napas. Pencegahannya meliputi konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, hati, bayam, dan sayuran hijau gelap, serta suplemen penambah darah jika diperlukan.
Kurang Asupan Nutrisi
Asupan makanan yang tidak bergizi seimbang dapat membuat tubuh kekurangan energi. Pastikan Anda mengonsumsi makanan sehat yang kaya karbohidrat, protein, dan serat. Hindari makanan tinggi lemak yang minim nutrisi. Penting untuk diingat, rasa lemas akibat penyebab di atas berbeda dengan gejala COVID-19 yang biasanya disertai demam, batuk, dan sesak napas. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter.