Memahami Fungsi dan Manfaat Face Shield
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), face shield utamanya berfungsi melindungi mata dan wajah dari percikan droplet pernapasan. Meskipun belum ada studi ekstensif mengenai tingkat proteksi spesifiknya, CDC menyarankan penggunaan face shield yang menutupi seluruh sisi wajah hingga dagu, atau jenis hooded yang tertutup rapat, untuk efektivitas optimal.
Penting untuk diingat bahwa face shield adalah pelengkap, bukan pengganti masker. Masker tetap menjadi garis pertahanan pertama terhadap virus. Berikut adalah beberapa alasan mengapa face shield menjadi tambahan penting untuk perlindungan Anda:
1. Perlindungan dari Partikel Aerosol Halus
Studi dari Israel Institute for Biological Research menunjukkan bahwa face shield dapat memberikan proteksi hingga 10 kali lebih efektif terhadap aerosol kecil dan mampu menghalau droplet dalam jarak 60 cm. Ini berarti face shield cukup efektif mencegah partikel kecil masuk melalui mata, hidung, dan mulut.
Penelitian US National Institute juga membuktikan bahwa face shield dapat memblokir 96% droplet dari batuk yang mengandung virus influenza, serta 68% partikel aerosol yang lebih kecil dari 3,4 mikron.
2. Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah
Penggunaan face shield secara tidak langsung membantu mengurangi frekuensi menyentuh wajah, yang merupakan salah satu jalur transmisi virus. Ini menjadikannya komponen penting dalam Alat Pelindung Diri (APD), bahkan bagi petugas kesehatan, sebagai lapisan perlindungan tambahan.
3. Praktis dan Dapat Digunakan Berulang Kali
Berbeda dengan masker sekali pakai, face shield dapat dibersihkan dan digunakan kembali. Pastikan untuk selalu mencuci face shield dengan sabun dan air bersih, atau membersihkannya dengan cairan disinfektan setelah setiap penggunaan untuk menjaga kehigienisannya.
4. Kenyamanan Lebih untuk Beberapa Pengguna
Bagi sebagian orang, face shield menawarkan kenyamanan lebih. Misalnya, pengguna kacamata tidak akan mengalami lensa beruap. Selain itu, bagi individu dengan keterbatasan pendengaran yang mengandalkan membaca gerakan mulut, face shield memungkinkan interaksi yang lebih jelas tanpa perlu dilepas.
5. Menekankan Pentingnya Jaga Jarak
Di tengah pandemi, face shield menjadi pengingat visual akan pentingnya menjaga jarak fisik. Ketersediaannya yang luas memungkinkan penggunaan sehari-hari di berbagai aktivitas profesional, menegaskan komitmen kita terhadap protokol kesehatan.
Sinergi Masker, Face Shield, dan Protokol Kebersihan
Masker tetap menjadi perlindungan utama terhadap virus, dan face shield berfungsi sebagai lapisan proteksi ganda. Pastikan face shield yang digunakan memenuhi standar yang disarankan. Selalu lengkapi perlindungan ini dengan protokol kebersihan dasar, seperti sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik.