JPEG - Sebenarnya Terjadi pada Tubuh saat Panas Dalam.

Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh saat Panas Dalam

AddTHis is disabled because of cookie content

Panas dalam ibarat menjadi suatu penyakit paling umum yang ada di masyarakat Indonesia. Populernya penyakit panas dalam bahkan membuat Anda akan sangat mudah menemukan obat panas dalam bahkan di warung-warung kecil. Namun, sebenarnya panas dalam tidak ada dalam istilah medis. Penyebab panas dalam sendiri biasanya berasal dari penyakit lain.

Panas dalam sebenarnya hanya penggambaran dari kondisi sakit tenggorokan yang membuat penderitanya merasa nyeri dan berbagai keluhan lain. Dikenal dengan istilah panas dalam sebab tenggorokan Anda akan cenderung merasa panas ketika mengalami kondisi ini.

Meski erat dikaitkan dengan sakit tenggorokan, beberapa penyakit lain juga kerap disandingkan dengan kondisi panas dalam. Contohnya apabila Anda menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ataupun refluks asam lambung. Rasa panas di tenggorokan yang membuat kondisi itu disebut panas dalam pun besar kemungkinan terjadi.

Penyebab Panas Dalam

Penyebab panas dalam erat berkaitan dengan pola hidup Anda. Makanan dan minuman yang masuk ke tubuh umumnya menjadi pemicu awal terjadinya penyakit yang menyebabkan rasa nyeri dan panas di area tenggorokan. Berikut beberapa penyebab panas dalam yang mesti Anda antisipasi.

1.    Kurang Minum

Kurangnya cairan dalam tubuh akan membuat Anda mengalami dehidrasi dan lebih mudah terkena infeksi berbagai virus dan bakteri. Tidak jarang kekurangan cairan dalam tubuh akan membuat kondisi bibir menjadi pecah-pecah dan berujung pada panas dalam.

2.    Makanan Pedas dan Berlemak

Makanan dengan lemak dan yang memiliki rasa pedas berlebih akan lebih mudah memicu kondisi panas dalam. Ini karena jenis-jenis makanan tersebut akan mudah membuat iritasi di area mulut, sampai tenggorokan yang menimbulkan rasa nyeri dan panas. Makanan pedas dan berlemak juga rentan menimbulkan masalah refluks lambung yang juga bisa menjadi penyebab panas dalam.

3.    Minim Vitamin

Orang-orang yang kebutuhan vitamin dan mineral hariannya tidak tercukupi akan lebih mudah terkena panas dalam. Penyebab panas cenderung akan muncul ketika Anda kurang mendapatkan asupan vitamin B12 dan zat besi. Tidak hanya itu, minimnnya asupan asam folat, kalsium, dan seng dapat menyeret Anda ke kondisi panas dalam.

4.    Kurang Tidur

Istirahat berperan penting dalam menjaga imunitas tubuh. Jika kurang tidur, sistem imun tubuh akan melemah dan berbagai serangan virus maupun bakteri lebih mudah menginfeksi. Alhasil, berbagai tanda panas dalam pun akan Anda alami.

Ciri-ciri Panas Dalam

Sama seperti kondisi keluhan kesehatan lainnya, terdapat gejala panas dalam yang identik dan bisa Anda analisis sendiri. Umumnya ketika seseorang mengalami penyakit yang menghadirkan gejala panas dalam, tanda-tanda ini akan dialami.

1.    Sensasi Panas

Gejala panas dalam ini sudah menjadi ciri panas dalam yang dijumpai pada tiap penderitanya. Anda akan merasakan sensasi panas di area mulut. Rasa panas akan lebih teras menyiksa tenggorokan. Anda pun bisa menjadi kesulitan menelan makanan ataupun minuman.

2.    Sariawan

Ciri panas dalam yang lain adalah kemunculan benjolan di dalam mulut atau yang dikenal sebagai istirahat. Sariawan umumnya muncul di bagian belakang bibir dengan berbagai ukuran. Jika ukurannya cukup besar, Anda akan merasa sangat nyeri dan bisa mengalami kesulitan untuk menggerakkan bibir ataupun mulut.

3.    Bibir Pecah-pecah

Jangan remehkan kondisi bibir pecah-pecah karena ini merupakan tanda panas dalam tengah menyerang Anda. Gejala ini terjadi karena ketika terjadi panas dalam, tingkat kelembapan bibir menurun. Padahal di sisi lain, bibir tidak memiliki kelenjar minyak yang bisa menjaga tingkat kelembapanya sendiri.

4.    Gatal Tenggorokan

Anda akan mudah mengalami gatal tenggorokan saat sedang panas dalam. Ini karena sedang terjadi iritasi di bagian organ tubuh tersebut. Rasa gatal di tenggorokan tidak jarang akan membuat Anda mudah mengalami batuk kering.

Tips Mencegah

Mencegah penyebab panas dalam sebenarnya sangat simpel dilakukan. Anda hanya perlu memperbaiki gaya hidup keseharian dengan melakukan beberapa tips di bawah ini.

1.    Perbanyak Air Putih

Kebutuhan cairan seseorang berkisar 2,5 liter per hari atau 6—8 gelas. Namun, Anda sebaiknya minum air putih dibandingkan minuman berpemanis atau mengandung zat lain. Air putih lebih mampu melegakan tenggorokan dan menghindarkan Anda dari dehidrasi.

2.    Konsumsi Makanan Bergizi

Salah satu penyebab panas dalam adalah kurangnya vitamin dan mineral dalam tubuh. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi guna memenuhi kecukupan vitamin dan mineral. Mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan sangat dianjurkan.

3.    Istirahat Cukup

Perbaiki waktu tidur dan istirahat Anda. Bagi orang dewasa, minimal waktu tidur dalam sehari adalah 6—8 jam. Dengan waktu istirahat sebanyak itu, imunitas tubuh akan lebih terjaga sehingga infeksi virus dan bakteri yang menimbulkan gejala panas dalam dapat dihindari.

Berbagai penyakit yang menyebabkan panas dalam erat berhubungan dengan infeksi virus maupun bakteri. Dikarenakan alasan inilah, Anda sebaiknya menjaga kebersihan, yang bisa dimulai dengan rajin mencuci tangan. Anda bisa menggunakan sabun antibakteri terpercaya dari Lifebuoy untuk memastikan keefektifan kegiatan cuci tangan dapat membunuh penyebab panas dalam tersebut.

 

Sumber:

halodoc.com/artikel/apa-yang-sebenarnya-terjadi-pada-tubuh-ketika-panas-dalam-

alodokter.com/kenali-panas-dalam-dan-cara-meredakannya

gooddoctor.co.id/tips-kesehatan/penyakit/ciri-ciri-panas-dalam-yang-perlu-kamu-tahu/

sehatq.com/artikel/penyebab-panas-dalam-dan-cara-mengobatinya

merdeka.com/jabar/penyebab-panas-dalam-dari-gejala-hingga-cara-mengatasinya-kln.html