Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi di mana sirkulasi darah memberikan tekanan kuat pada jantung dan dinding pembuluh darah. Tekanan darah di atas 140/90 mmHg menunjukkan hipertensi, yang memaksa jantung bekerja lebih keras dan berpotensi merusak organ vital seperti jantung dan paru-paru. Seringkali tidak terdeteksi, hipertensi dapat diperburuk oleh faktor risiko seperti usia lanjut, riwayat keluarga, merokok, dan kurang olahraga. Bagi penderita COVID-19, hipertensi sangat berbahaya karena membebani sistem imun yang sudah berjuang melawan virus, meningkatkan risiko komplikasi serius.
Diabetes
Selain hipertensi, diabetes juga merupakan penyakit penyerta yang signifikan dalam memperburuk kondisi pasien COVID-19. Penyakit kronis ini ditandai oleh kadar gula darah tinggi yang dapat merusak organ seperti jantung, ginjal, dan mata. Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami keparahan COVID-19 karena fluktuasi gula darah dan komplikasi terkait. Penting bagi penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil guna mencegah komplikasi dan mengurangi risiko keparahan infeksi.
Penyakit Jantung
Penyakit jantung atau kardiovaskular juga menjadi komorbid yang serius bagi pasien COVID-19. Kondisi ini meliputi penyempitan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada, dan stroke. Penyakit jantung dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau gaya hidup. Bersama hipertensi dan diabetes, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit penyerta dengan tingkat kematian tertinggi pada kasus COVID-19. Oleh karena itu, individu dengan riwayat penyakit jantung harus ekstra hati-hati dan disiplin dalam menjaga kesehatan tubuh.