Bronkitis dapat dibedakan menjadi dua jenis utama: bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis akut biasanya bersifat sementara, berlangsung beberapa hari hingga 10 hari. Sebaliknya, bronkitis kronis dapat bertahan lebih lama, seringkali hingga tiga bulan dalam setahun dan berpotensi kambuh di tahun-tahun berikutnya. Penting untuk mengenali gejala bronkitis agar dapat ditangani dengan tepat.
1. Batuk Persisten
Salah satu gejala bronkitis yang paling umum adalah batuk, yang bisa kering atau berdahak. Batuk ini seringkali tidak membaik dengan obat batuk biasa. Penderita bronkitis sering mengalami batuk berdahak dengan lendir berwarna kuning, kehijauan, atau putih. Pada kasus bronkitis kronis, batuk berdahak bisa menetap hingga tiga minggu atau lebih.
2. Demam Ringan
Demam juga merupakan tanda yang perlu diperhatikan. Penderita bronkitis umumnya mengalami demam ringan, sekitar 38,8 derajat Celcius. Gejala ini membantu membedakan bronkitis dari kondisi pernapasan lain seperti asma. Namun, jika demam mencapai 40 derajat Celcius, segera waspada karena bisa menjadi indikasi pneumonia.
3. Sesak Napas
Penyumbatan pada saluran pernapasan yang menuju dan dari paru-paru dapat menyebabkan penderita bronkitis mengalami sesak napas. Kondisi ini seringkali memburuk di malam hari atau saat terpapar udara dingin.
4. Kelelahan (Fatigue)
Banyak penderita bronkitis merasakan kelelahan yang terus-menerus, bahkan setelah aktivitas ringan. Kelelahan ini dapat sangat mengganggu dan berdampak pada rutinitas sehari-hari.
5. Sakit Kepala
Selain gejala di atas, bronkitis juga dapat disertai dengan sakit kepala, yang seringkali muncul bersamaan dengan demam ringan.