Ruam Kemerahan pada Kulit
Tanda penyakit kurap ini seringkali mudah dikenali karena tampilannya yang mencolok. Ruam kemerahan berbentuk cincin ini sering disertai rasa gatal yang intens, memicu keinginan untuk menggaruk. Untuk mencegah ruam meluas, penanganan dini dengan salep antijamur yang mengandung clotrimazole atau miconazole, yang tersedia tanpa resep, sangat dianjurkan.
Infeksi Jamur pada Sela-sela Jari Kaki
Jamur penyebab kurap juga dapat menyerang sela-sela jari kaki, menyebabkan rasa gatal, kulit mengelupas, sensasi perih, terbakar, dan bahkan kulit melepuh. Kondisi ini sangat tidak nyaman, terutama saat bersentuhan dengan air, karena kulit yang terkelupas menjadi lebih sensitif.
Kulit Kering dan Menebal di Telapak Tangan
Telapak tangan pun menjadi salah satu sasaran jamur kurap. Telapak tangan bisa menyentuh apa saja mulai dari barang-barang yang sudah terkontaminasi jamur atau bersalaman dengan penderita penyakit kurap. Jamur yang menyerang telapak tangan membuat kulit kering pada area telapak tangan dan menebal.
Kurap pada Kulit Kepala
Infeksi jamur kurap di kulit kepala ditandai dengan area bersisik kecil yang terasa gatal dan perih. Kondisi ini dapat menyebabkan rambut rontok hingga kebotakan. Pada kasus yang lebih parah, kurap kulit kepala bisa berkembang menjadi nanah, luka, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Kurap pada Wajah
Kurap di wajah terbagi menjadi tinea faciei (menyerang kulit wajah tanpa rambut seperti pipi, dahi, hidung) dan tinea barbae (menyerang area berambut seperti kumis dan jenggot). Gejalanya mirip dengan kurap di area lain, yaitu ruam kemerahan berbentuk cincin dengan tepi tidak beraturan, disertai gatal, panas, dan pembengkakan. Paparan sinar matahari dapat memperparah kondisi ini.
Penanganan kurap di bagian tubuh mana pun dapat dilakukan dengan salep atau krim antijamur. Jika kondisi kurap semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk penanganan lebih lanjut, yang mungkin melibatkan obat antijamur oral.