Lifebuoy Cara Cepat Menyembuhkan Flu dan Pencegahannya

Cara Cepat Menyembuhkan Flu dan Pencegahannya

AddTHis is disabled because of cookie content

Kondisi kesehatan tubuh yang mulai menurun akibat flu tak boleh dianggap remeh. Kalau sudah mengenali penyebab flu, sebaiknya segera cari cara menyembuhkan flu agar kesehatan kembali pulih.

Usai menyimak ulasan informasi tentang flu kali ini, Anda pasti lebih telaten menerapkan cara mengatasi flu yang efektif bagi diri sendiri dan keluarga:

Mengenal Perbedaan Flu dan Pilek

Hingga kini, ternyata masih banyak orang kesulitan membedakan flu dan pilek sehingga tidak dapat menentukan cara penyembuhan yang tepat. Perbedaan mendasar antara flu dan pilek yaitu:

  • Pilek adalah gangguan saluran pernapasan atas yang disebabkan virus. Walaupun bisa terjadi kapan saja, pilek lebih rentan terjadi ketika musim hujan karena kelembapan udara tinggi dapat mendukung perkembangbiakan virus penyebab pilek.
  • Flu menyerang keseluruhan sistem pernapasan yang terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Tiga jenis virus penyebab flu yaitu influenza A, influenza B, dan influenza C. Jika dibandingkan dengan pilek, flu lebih berbahaya karena dapat menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) bila tidak ditangani secara serius.

Gejala-Gejala Flu

Setiap orang yang sedang mengidap flu biasanya mengalami gejala berbeda-beda. Namun, beberapa gejala berikut ini biasanya dialami mayoritas pengidap flu:

  • Demam tinggi selama 3-5 hari.
  • Sakit kepala.
  • Batuk parah dan sakit tenggorokan.
  • Jumlah lendir berlebihan pada hidung dan tenggorokan.
  • Hidung tersumbat.
  • Seluruh bagian tubuh terasa pegal.
  • Nafsu makan menurun drastis.

Cara Cepat Menyembuhkan Flu

Beberapa cara efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi flu, yaitu:

  • Mengonsumsi air dalam jumlah banyak. Tubuh yang selalu terhidrasi akan membantu meningkatkan sistem kekebalan sehingga tak kesulitan melawan mikroorganisme penyebab flu. Usahakan untuk mengonsumsi air hangat supaya tenggorokan terasa lebih lega.
  • Menyantap berbagai makanan bergizi dalam porsi seimbang. Asupan makanan bergizi juga penting agar stamina tubuh Anda semakin meningkat dan membuat flu berangsur hilang. Kandungan vitamin C dalam buah-buahan dan sayuran berperan penting untuk membantu Anda memerangi flu.
  • Mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen untuk meringankan gejala flu. Jenis obat flu lainnya harus dikonsumsi berdasarkan resep dokter.
  • Istirahat yang cukup selama beberapa hari. Anda yang mengalami flu akan sulit sembuh bila terus beraktivitas sepanjang hari. Anda harus mendapatkan waktu istirahat yang cukup supaya sistem kekebalan tubuh kembali prima dan siap memerangi mikroorganisme penyebab flu.
  • Terapi uap rempah tak hanya efektif melegakan saluran pernapasan yang tersumbat tetapi juga efektif mengatasi flu. Campurkan air panas dengan jahe dan kunyit yang sudah dimemarkan serta sedikit minyak kayu putih. Masukkan campuran rempah tersebut ke baskom lalu tutuplah kepala Anda dengan handuk. Hirup uap rempah secara perlahan-lahan hingga napas Anda terasa lebih lega. Lakukan proses ini selama kurang lebih 10 menit hingga uap rempah hilang.
  • Mandi air hangat akan membuat tubuh Anda lebih rileks sekaligus membantu melancarkan pernapasan. Anda pasti merasa lebih lega dan segar usai mandi dengan air panas ketika mengalami flu.

Terakhir, jangan lupa mengandalkan sabun Lifebuoy untuk menjaga kebersihan tubuh selama flu. Kini, ada varian sabun cair Lifebuoy yang terdiri atas campuran charcoal dan mint. Varian sabun cair Lifebuoy yang satu ini terbukti 10 kali lebih ampuh memberikan perlindungan terhadap kuman. Kandungan charcoal dan mint-nya membersihkan kuman pada tubuh secara menyeluruh dan menyingkirkan partikel-partikel polusi di permukaan kulit.

Tubuh yang higienis sepanjang hari membuat sistem kekebalan tubuh siap melawan penyakit sampai tuntas. Yuk, gunakan sabun cair Lifebuoy dan ucapkan selamat tinggal pada flu.

 

Sumber:

cdc.gov/flu/symptoms/coldflu.htm?CDC_AA_refVal=https%3A%2F%2Fwww.cdc.gov%2Fflu%2Fabout%2Fqa%2Fcoldflu.htm

halodoc.com/sering-tertukar-inilah-bedanya-pilek-dan-flu

healthline.com/health/cold-flu/cold-or-flu

webmd.com/cold-and-flu/flu-cold-symptoms#1

 

Diakses pada:

10 Februari 2020