Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah kondisi umum yang sering kita alami, namun tahukah Anda bahwa ISPA terbagi menjadi dua jenis utama: infeksi saluran pernapasan atas dan bawah? Memahami perbedaan keduanya sangat penting untuk mengenali gejala dan mengambil langkah pencegahan yang tepat. Mari kita selami lebih dalam.
Mengenal Lebih Dekat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
ISPA merupakan peradangan pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh berbagai virus atau bakteri. Penyakit ini dapat menyerang bagian atas maupun bawah sistem pernapasan kita. ISPA sangat mudah menular dan dapat menyerang siapa saja, meskipun anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan.
Penularan ISPA terjadi melalui percikan air liur yang terinfeksi saat batuk atau bersin, yang kemudian menyebar di udara atau melalui kontak langsung dengan benda yang terkontaminasi. Gejala ISPA umumnya berlangsung 1-2 minggu dan meliputi:
- Hidung tersumbat atau berair
- Bersin-bersin
- Batuk berdahak
- Napas berbunyi (mengi)
- Demam
- Sakit tenggorokan
- Sakit kepala
- Nyeri otot dan pegal-pegal
Meskipun gejalanya mirip flu biasa, ISPA tidak boleh dianggap remeh. Penanganan yang cepat dan tepat sangat diperlukan untuk mencegah gejala memburuk dan potensi komplikasi serius.