Yuk, Hindari 6 Makanan Penyebab Batuk Ini agar Lekas Sembuh

Bila kamu ingin mengurangi batuk dan cepat sembuh, jangan lupa menghindari makanan penyebab batuk yang mengganggu kesehatan sistem pernapasan.

Yuk, Hindari 6 Makanan Penyebab Batuk Ini agar Lekas Sembuh

Penyakit batuk memang menyebalkan karena mengganggu aktivitas dan membuat napas jadi tak nyaman. Itulah sebabnya kamu harus telaten merawat diri sendiri agar lekas sembuh dari batuk. Kamu juga wajib menghindari konsumsi makanan penyebab batuk supaya kondisimu tidak semakin parah.

Mengonsumsi obat-obatan saja belum cukup untuk mengatasi batuk. Sebaiknya kamu juga menghindari beberapa jenis makanan ini bila ingin mengurangi batuk:

1.  Berbagai Jenis Makanan yang Digoreng

Aneka makanan yang digoreng memang sangat lezat karena teksturnya renyah. Sayangnya, gorengan termasuk makanan penyebab batuk yang mesti dihindari. Sebuah hasil penelitian kesehatan menyatakan bahwa minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dengan suhu lebih dari 1800C akan menghasilkan senyawa akrolein. Senyawa tersebut rentan menyebabkan iritasi pada dinding tenggorokan. Selain itu, menyantap gorengan juga memicu peningkatan asam lambung dan alergi makanan sehingga terjadi penyempitan saluran pernapasan yang menyebabkan batuk.

2.  Makanan Olahan

Beragam jenis makanan olahan dalam kemasan seperti camilan (keripik dan makanan manis) dan makanan dalam kaleng sebaiknya juga dihindari bila kamu ingin mengurangi batuk. Tubuh membutuhkan asupan gizi seimbang agar sistem imun meningkat dan mampu melawan infeksi penyebab batuk. Sayangnya, kamu tidak dapat memperoleh asupan gizi seimbang jika terlalu sering mengonsumsi makanan olahan. Makanan siap santap dalam kemasan justru tidak dapat mencukupi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat bagi tubuh. Sebaiknya kamu beralih mengonsumsi bahan-bahan makanan alami agar batuk segera sembuh.

3.  Makanan Pemicu Alergi

Reaksi alergi yang timbul usai mengonsumsi makanan tertentu juga bisa membuatmu batuk parah. Beberapa jenis makanan yang memicu alergi antara lain hidangan laut, telur, dan kacang. Ketika mengonsumsi makanan penyebab batuk tersebut, tubuh akan mengenalinya sebagai benda asing yang mesti diwaspadai sehingga timbul reaksi berlebihan. Pada kondisi yang lebih parah, makanan pemicu alergi bukan hanya menyebabkan batuk tetapi juga sesak napas dan penurunan kesadaran.

4.  Susu dan Aneka Produk Olahannya

Konsumsi susu dan produk olahannya memang baik untuk kesehatan. Namun protein dalam susu ternyata dapat merangsang pembentukan lendir pada saluran pencernaan dan dahak pada saluran pernapasan setelah dikonsumsi. Kalau kamu sedang mengidap batuk berdahak, sebaiknya kamu menghentikan konsumsi susu dan produk olahannya untuk sementara waktu. Jangan sampai dahak berlebihan membuatmu jadi lebih sering batuk bahkan sulit bernapas.

5.  Makanan Berminyak

Bukan hanya gorengan yang tergolong makanan penyebab batuk. Aneka makanan berminyak yang tidak digoreng seperti lauk khas Padang juga memicu batuk. Kandungan minyak berlebihan dalam makanan dapat meningkatkan risiko radang tenggorokan yang membuat batuk semakin parah. Alangkah lebih baik kalau kamu mengurangi konsumsi makanan berminyak agar upaya mengurangi batuk jadi lebih efektif.

6.  Makanan Pedas

Banyak orang meyakini bahwa makanan pedas bermanfaat untuk melegakan tenggorokan. Faktanya, makanan yang terlalu pedas justru dapat memperparah batuk dan menimbulkan infeksi tenggorokan. Konsumsi makanan pedas secara berlebihan juga memicu peningkatan asam lambung yang menyebabkan batuk. Mulailah disiplin mengurangi konsumsi makanan pedas selama kamu mengalami batuk.

Lindungi Diri agar Terhindar dari Virus Penyakit Penyebab Batuk

Ketika sedang batuk, jangan lupa menutup mulut dengan kedua tangan untuk mencegah penyebaran droplet penyebab penyakit, ya. Selain itu, kamu juga tak boleh lupa mencuci tangan setelah batuk. Sebuah laporan survey dari Control of Disease and Prevention menemukan bahwa 1 dari 4 orang tidak mencuci tangan setelah batuk sehingga meningkatkan risiko penyebaran mikroorganisme penyebab penyakit. Kebiasaan mencuci tangan setelah batuk akan membantu mengurangi penularan penyakit secara signifikan.

Mulai sekarang, jangan lupa menyiapkan Lifebuoy Sabun Cuci Tangan Total 10 di rumah. Varian sabun cuci tangan Lifebuoy yang satu ini mengandung ActivSilver Formula yang memberikan perlindungan terhadap 10 kuman penyebab masalah kesehatan yang berevolusi semakin kuat. Sabun cuci tangan Lifebuoy Total 10 memberikan perlindungan secara total dan menyeluruh pada kulit dan formula mutakhirnya terbukti melindungi dari kuman dalam 10 detik.

Kalau kamu berada di luar rumah dan tidak menemukan sabun serta air mengalir untuk cuci tangan, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan Hand Sanitizer Lifebuoy Total 10. Tak hanya efektif membunuh bakteri dan menyingkirkan virus di tangan hingga 99,9%, Hand Sanitizer Lifebuoy Total 10 juga mengandung pelembap alami dan vitamin E yang membuat tanganmu tetap halus.

Kini kamu tahu kalau kesehatan harus dimulai dengan hal-hal yang sederhana. Yuk, sembuhkan batuk dan jangan lupa mencuci tangan secara rutin agar terhindar dari penyakit menular, ya.

Selebihnya dari Lifebuoy:

10 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dan Mampet

Apa saja penyebab hidung tersumbat. Begini cara mengatasi hidung tersumbat dan mampet yang mengganggu.

12 Penyebab Kulit Gatal Dan Cara Mengatasinya

Apa saja penyebab penyakit gatal pada kulit. Begini cara mengatasi gatal pada kulit yang mengganggu.

3 min read

Mengenal Stunting, Penyebab Hingga Cara Pencegahannya

Stunting adalah penyakit yang dapat memengaruhi pertumbuhan anak. Kenali pengertian stunting lebih jauh di artikel ini.

3 min read

2 Cara Mudah Agar Si Kecil Terbiasa Cuci Tangan Pakai Sabun

2 Cara Mudah Agar Si Kecil Terbiasa Cuci Tangan Pakai Sabun