Jaga jarak fisik tetap menjadi strategi paling efektif untuk mencegah penularan virus. Pastikan Anda selalu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, baik di dalam maupun di luar ruangan, untuk melindungi diri dari risiko COVID-19.
Penggunaan masker kini menjadi kewajiban bagi setiap individu yang beraktivitas di luar rumah. Masker harus menutupi hidung, mulut, hingga dagu, berfungsi sebagai penghalang percikan cairan (droplet) yang berpotensi membawa virus. Ini tidak hanya melindungi Anda dari infeksi, tetapi juga mencegah Anda menulari orang lain, terutama jika Anda termasuk orang tanpa gejala (OTG). Jika menggunakan masker medis, buang setelah sekali pakai. Untuk masker non-medis, cuci segera setelah digunakan dan bawa cadangan jika bepergian lama.
Mencuci tangan secara rutin adalah fondasi kebersihan diri. Lebih dari 90% penyebaran kuman, termasuk virus, seringkali berasal dari tangan. Oleh karena itu, biasakan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Gosok seluruh bagian tangan, termasuk telapak, punggung, sela-sela, dan ujung jari. Anda dapat menggunakan sabun cair Lifebuoy yang terbukti memberikan perlindungan optimal dari virus dan kuman. Selain itu, selalu sedia hand sanitizer Lifebuoy saat bepergian, yang efektif membunuh 99% kuman tanpa bilas dan menjaga tangan terlindungi hingga 10 jam.
Secara tidak sadar, kita sering menyentuh wajah. Studi menunjukkan manusia menyentuh wajah belasan hingga puluhan kali per jam, dengan banyak sentuhan melibatkan area mulut, hidung, atau mata—jalur masuk utama bagi kuman. Hentikan kebiasaan ini untuk mengurangi risiko masuknya virus ke dalam tubuh, meskipun tangan sudah dicuci bersih.
Hindari menutup mulut dan hidung dengan tangan saat batuk atau bersin, karena ini dapat menyebarkan kuman. Terapkan etika yang benar: tutup mulut dan hidung menggunakan lengan bagian atas atau tisu. Jika menggunakan tisu, segera buang ke tempat sampah tertutup untuk mencegah penyebaran virus.
Jika Anda merasa tidak sehat atau mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau sesak napas, segera lakukan isolasi mandiri. Meskipun belum tentu COVID-19, tindakan ini penting untuk mencegah kondisi memburuk dan mengurangi risiko penularan kepada orang lain. Istirahatlah hingga tubuh pulih sepenuhnya.
Meningkatkan daya tahan tubuh adalah pertahanan terbaik. Konsumsi makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga, dan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Lengkapi dengan menjaga kebersihan diri, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan imunitas tubuh Anda kuat melawan berbagai infeksi.