Flu babi, atau yang dikenal juga sebagai swine flu, disebabkan oleh virus influenza H1N1 tipe A. Meskipun seringkali dianggap ringan, virus ini memiliki potensi untuk menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius. Penularan virus H1N1 sangat mudah terjadi, tidak langsung dari babi ke manusia, melainkan dari satu individu ke individu lainnya.
Penularan dapat terjadi melalui interaksi langsung, misalnya saat penderita bersin atau batuk, menyebarkan percikan virus ke udara. Selain itu, virus flu babi juga dapat bertahan di permukaan benda selama beberapa jam. Jika seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh wajahnya, risiko infeksi menjadi tinggi.
Gejala flu babi umumnya mirip dengan flu biasa, seperti sakit kepala, batuk, demam, hidung meler, nyeri badan, dan sakit tenggorokan. Namun, penting untuk segera mencari bantuan medis jika muncul gejala berat seperti sulit bernapas atau kulit di sekitar mulut tampak kebiruan. Perlu diingat bahwa tidak semua penderita menunjukkan gejala, namun mereka tetap berisiko menularkan virus kepada orang lain.