Cuaca panas di Indonesia sering kali menyebabkan kulit menjadi kering dan kusam. Menyadari permasalahan ini, Lifebuoy merancang formula khusus untuk melembapkan kulit secara efektif mengikuti kondisi iklim tropis Indonesia. Dengan menggunakan ekstrak tumbuhan yang kaya akan hidrasi, Lifebuoy akan membantu menjaga kelembutan dan kesehatan kulit sehingga tetap terasa nyaman dan segar sepanjang hari.
Apalagi, punya kulit sehat dan awet muda pasti jadi impian setiap orang. Sayangnya, tidak semua orang telaten merawat kulit demi meraih impian tersebut. Salah satu masalah yang sering dianggap remeh hingga memicu penuaan dini adalah kulit kering.
Jika kamu termasuk orang yang sedang mengalami masalah tersebut, jangan hanya bertanya kenapa kulit kering tanpa mencari tahu penyebab dan cara mengatasinya. Kenali masalah kulit kering secara mendalam agar kamu bisa melakukan perawatan terbaik sebagai langkah penanganan yang tepat.
Mengapa Kulit Harus Lembap dan Elastis?
Kelembapan dan elastisitas kulit yang terjaga menunjukkan bahwa kulit tersebut berada dalam kondisi sehat. Kulit yang senantiasa lembap dan kenyal sangat efektif mencegah timbulnya garis-garis halus yang berkembang menjadi keriput. Itulah sebabnya kulit harus terhidrasi dan nutrisinya selalu terpenuhi dengan baik supaya lembap dan elastis setiap saat. Penyebab kulit kering sekecil apa pun harus dikenali sejak dini sehingga tidak menimbulkan penuaan dini dan gangguan kesehatan kulit lainnya di masa depan.
Apa Saja Ciri-Ciri Kulit Kering?
Keadaan kulit kering biasanya tercermin dari beberapa ciri berikut ini:
- Tekstur kulit terasa kasar, bersisik, bahkan bisa mengelupas dan pecah
- pecah hingga berdarah.
- Rentan gatal dan iritasi.
- Warna kulit terlihat tidak merata atau belang.
- Muncul garis putih ketika kulit digaruk oleh kuku.
- Timbul tanda-tanda penuaan, seperti garis halus dan kerutan.
Apa Saja Penyebab Kulit Kering?
Beragam penyebab kulit kering yang patut kamu ketahui adalah sebagai berikut:
- Cuaca: kondisi cuaca panas maupun dingin sama-sama berisiko membuat kulit kering. Saat cuaca dingin, kelembapan udara turun sehingga kelembapan kulit pun ikut menurun. Sementara itu, cuaca panas membuat tubuh rentan kekurangan cairan (dehidrasi) sehingga kulit juga jadi kering.
- Dehidrasi: banyak sekali gejala yang timbul ketika tubuh mengalami dehidrasi, salah satunya tentu saja kulit kering.
Sering mandi air hangat: mandi dengan air hangat memang nyaman dan bikin rileks. Sayangnya, kebiasaan ini tidak boleh dilakukan terlalu sering karena suhu air yang tinggi menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami. - Penyakit kulit: ada beberapa penyakit yang membuat kulit kehilangan kelembapan alami bahkan menjadi kering secara ekstrem sampai bersisik dan mengelupas, contohnya eksim dan psoriasis.
Paparan sinar matahari: kandungan UltraViolet (UV) dalam sinar matahari yang mengenai kulit dalam durasi lama berisiko membuat kulit jadi kering bahkan tampak kusam. - Kandungan bahan sabun: tidak semua sabun mandi pasti cocok dengan kulitmu. Ada beberapa bahan tertentu dalam sabun mandi yang menghambat produksi minyak alami (sebum) pada kulit. Akibatnya, kulitmu akan semakin kering jika terus-menerus menggunakan sabun tersebut dalam jangka panjang.
- Faktor usia: keadaan kulit yang mengering seiring bertambahnya usia sebenarnya sangat wajar. Ketika usia terus bertambah, kemampuan kelenjar sebasea dalam memproduksi sebum semakin menurun hingga membuat kulit jadi kering.