Gejala tifus sering ditandai dengan demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius. Demam tersebut juga bisa disertai dengan sakit kepala atau gangguan sistem pencernaan, seperti konstipasi.
Apa itu penyakit tifus?
Tifus adalah penyakit yang umumnya ditandai dengan demam tinggi. Demam tinggi ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bila Anda ataupun anggota keluarga lainnya mengalami demam tinggi, maka dianjurkan untuk lebih waspada. Demam tinggi sekitar 40° Celsius merupakan satu dari beberapa gejala tifus. Gejala tifus lainnya adalah kehilangan nafsu makan dan sakit kepala. Terkadang sistem pencernaan pun terganggu, sehingga penderita mengalami sakit perut, konstipasi, ataupun diare. Hal ini dikarenakan bakteri tersebut telah menyebar hingga ke aliran darah yang bisa mengganggu organ tubuh lainnya seperti sistem pencernaan. Umumnya pemeriksaan penyakit tifus dilakukan dengan mengambil sampel dari feses atau darah. Gejala tifus dapat berlangsung cukup lama yaitu sekitar 3 sampai dengan 4 minggu.
Tifus sering disebabkan oleh kurang bersihnya air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Contohnya adalah ketika seseorang mengonsumsi air yang mengandung bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut bisa dengan mudah menyerang tubuh hingga terjadi infeksi. Terlebih lagi, ia pun secara tak langsung bisa menularkan penyakit ini ke lingkungan sekitarnya melalui feses. Kotoran yang mengandung bakteri bisa menempel di mana saja, termasuk sarana umum. Bila Anda menyentuh benda yang terkontaminasi bakteri ini dan tidak mencuci tangan sebelum menyentuh makanan, maka risiko terkena tifus sangat tinggi.
Penyakit tifus dapat menyerang siapa saja, termasuk Anda dan keluarga. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan kebiasaan sehat seperti mencuci tangan pakai sabun setiap hari. Kebiasaan ini adalah langkah sederhana namun efektif untuk melindungi diri dan orang-orang terkasih dari risiko infeksi bakteri penyebab tifus.