Kudis (Scabies)
Penyakit kudis biasanya disebabkan oleh serangan parasit kulit manusia berupa tungau Sarcoptes scabiei varhominis. Tungau ini rentan menyebar di lingkungan dengan sanitasi buruk. Kudis umumnya menyerang area seperti ketiak, pinggang, sela-sela jari, dan sekitar alat kelamin, menimbulkan rasa gatal hebat terutama di malam hari. Scabies pada anak juga sering terjadi dan sangat mudah menular melalui kontak fisik.
Kurap
Berbeda dengan kudis, kurap pada kulit disebabkan oleh infeksi jamur dari jenis Epidermophyton, Microsporum, dan Trychophyton. Jamur ini dapat menyebar melalui kontak dengan hewan, manusia, atau tanah yang terkontaminasi. Kulit yang terkena kurap akan menunjukkan lingkaran kecil menyerupai cincin dengan tepi kasar dan gatal. Risiko jamur di tangan gatal atau bagian tubuh lain meningkat jika Anda sering berkeringat atau memakai pakaian ketat.
Impetigo
Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus atau Staphylococcus pyogenes. Ciri khasnya adalah bercak merah gatal yang bisa membengkak, berisi cairan, atau menyerupai kerak. Jika tidak dirawat dengan baik, impetigo dapat meninggalkan bekas berupa bercak gelap pada kulit.
Ringworm (Dermatofitosis)
Penyakit kulit ini dikenal sebagai ringworm karena gejalanya berupa bercak merah melingkar yang bagian tepinya lebih menonjol. Umumnya muncul di leher, wajah, dan kulit kepala, ringworm tidak hanya menyebabkan gatal tetapi juga membuat kulit tampak tidak sehat dan mengurangi rasa percaya diri.
Kandidiasis Kulit
Kandidiasis kulit adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur Candida. Jamur ini sering menyerang lipatan kulit yang lembap seperti ketiak, selangkangan, dan belakang lutut. Orang dengan tubuh gemuk atau yang kurang menjaga kebersihan lebih rentan mengalami candidiasis cutis. Gejalanya meliputi kulit kemerahan dan rasa gatal yang intens.