Inilah Penyebab Bau Badan serta Bagaimana Cara Mengatasinya

3 min read

Inilah 7 Penyebab

Bau badan adalah salah satu masalah kulit yang kerap dialami banyak orang. Celakanya, bau badan tak hanya merugikan orang yang mengalaminya, tetapi juga dapat mengganggu orang-orang di sekitarnya. Banyak orang awalnya tidak menyadari jika ia memiliki masalah bau badan. Justru, kebanyakan orang menyadari masalah ini setelah diberi tahu oleh orang lain. Penyebab bau badan harus diketahui sejak dini agar Anda bisa mengatasinya dengan cara yang tepat.

7 Penyebab Bau Badan yang Perlu Anda Ketahui

Tubuh Terlalu Gemuk
Orang yang bertubuh gemuk memang lebih berisiko mengalami masalah bau badan dibandingkan orang kurus. Hal ini karena tumpukan lemak pada tubuh menimbulkan lekukan yang mudah berkeringat, lembap, dan sulit dibersihkan. Tak hanya itu, bagian tubuh yang terdiri dari tumpukan lemak juga rentan menjadi tempat perkembangbiakan mikroorganisme. Untuk menghindari penyebab bau badan yang satu ini, orang dengan berat badan lebih harus lebih sering membersihkan tubuh dan mengganti pakaian.

Infeksi Kulit
Jangan menganggap remeh infeksi yang terjadi pada permukaan kulit. Sebab, apabila tidak ditangani dengan serius, infeksi tersebut dapat menghasilkan keringat yang mengandung urea berlebihan. Akibatnya, Anda berisiko mengalami bau badan. Mulailah mengatasi infeksi kulit secara telaten demi meminimalkan risiko bau badan.

Toksin dari Organ-organ Tubuh
Toksin yang menumpuk dalam tubuh bisa berasal dari berbagai hal, seperti makanan, polusi udara, dan konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang. Ketika tubuh tidak dapat mengeluarkan toksin tersebut, maka toksin akan disimpan di berbagai organ tubuh seperti ginjal, hati, dan organ pencernaan. Tumpukan toksin menyebabkan saluran hati dan usus besar tersumbat sehingga menimbulkan bau tak sedap pada tubuh. Penyebab bau badan ini bisa diatasi melalui proses detoksifikasi secara teratur.

Diet yang Kurang Tepat
Tak banyak orang tahu bahwa diet yang keliru juga rentan menyebabkan bau badan. Tubuh butuh asupan zinc dan magnesium untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan meminimalkan risiko bau badan. Untuk mendapatkan nutrisi tersebut, Anda harus mengonsumsi beragam jenis bahan makanan dengan porsi seimbang. Kendati demikian, Anda juga harus membatasi konsumsi makanan yang beraroma kuat. Beberapa jenis makanan seperti bawang, keju, daging kambing, dan kandungan kafein ternyata rentan menyebabkan bau badan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Malas Membersihkan Tubuh
Mandi secara teratur tak hanya membuat Anda merasa segar. Lebih dari itu, Anda juga akan terhindar dari risiko bau badan. Bila Anda jarang mandi, tubuh akan lembap karena keringat dan memicu perkembangbiakan mikroorganisme secara pesat. Mikroorganisme tersebut akan menghasilkan bau tak sedap yang melekat pada tubuh. Itu sebabnya, Anda harus mandi secara teratur dan mengeringkan tubuh sampai tuntas.

 Jarang Berganti Pakaian
Selain mandi teratur, Anda juga harus berganti pakaian secara rutin. Hal ini karena keringat dan kotoran yang menempel pada pakaian juga kerap menyebabkan bau badan. Usahakan untuk mengganti pakaian dalam minimal satu kali sehari. Singkirkan pakaian dalam yang sudah lama digunakan dan segera gantikan dengan yang baru. Walaupun Anda rutin mencuci pakaian dalam, tetap saja pakaian dalam tersebut berisiko menyimpan bakteri penyebab bau badan.

Gangguan Kesehatan Tertentu
Ternyata, ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat menjadi penyebab bau badan. Beberapa di antaranya seperti HIV, leukemia, hipertiroidisme, dan diabetes. Gangguan kesehatan tersebut menyebabkan kekacauan metabolisme tubuh, dan menyebabkan tubuh memproduksi bau yang lebih menyengat dibandingkan aroma tubuh orang sehat.

Ini 6 Cara Mencegah Bau Badan Membandel

Tubuh Terlalu Gemuk
Orang yang bertubuh gemuk memang lebih berisiko mengalami masalah bau badan dibandingkan orang kurus. Hal ini karena tumpukan lemak pada tubuh menimbulkan lekukan yang mudah berkeringat, lembap, dan sulit dibersihkan. Tak hanya itu, bagian tubuh yang terdiri dari tumpukan lemak juga rentan menjadi tempat perkembangbiakan mikroorganisme. Untuk menghindari penyebab bau badan yang satu ini, orang dengan berat badan lebih harus lebih sering membersihkan tubuh dan mengganti pakaian.

Infeksi Kulit
Jangan menganggap remeh infeksi yang terjadi pada permukaan kulit. Sebab, apabila tidak ditangani dengan serius, infeksi tersebut dapat menghasilkan keringat yang mengandung urea berlebihan. Akibatnya, Anda berisiko mengalami bau badan. Mulailah mengatasi infeksi kulit secara telaten demi meminimalkan risiko bau badan.

Toksin dari Organ-organ Tubuh
Toksin yang menumpuk dalam tubuh bisa berasal dari berbagai hal, seperti makanan, polusi udara, dan konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang. Ketika tubuh tidak dapat mengeluarkan toksin tersebut, maka toksin akan disimpan di berbagai organ tubuh seperti ginjal, hati, dan organ pencernaan. Tumpukan toksin menyebabkan saluran hati dan usus besar tersumbat sehingga menimbulkan bau tak sedap pada tubuh. Penyebab bau badan ini bisa diatasi melalui proses detoksifikasi secara teratur.

Diet yang Kurang Tepat
Tak banyak orang tahu bahwa diet yang keliru juga rentan menyebabkan bau badan. Tubuh butuh asupan zinc dan magnesium untuk menjaga keseimbangan metabolisme dan meminimalkan risiko bau badan. Untuk mendapatkan nutrisi tersebut, Anda harus mengonsumsi beragam jenis bahan makanan dengan porsi seimbang. Kendati demikian, Anda juga harus membatasi konsumsi makanan yang beraroma kuat. Beberapa jenis makanan seperti bawang, keju, daging kambing, dan kandungan kafein ternyata rentan menyebabkan bau badan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Malas Membersihkan Tubuh
Mandi secara teratur tak hanya membuat Anda merasa segar. Lebih dari itu, Anda juga akan terhindar dari risiko bau badan. Bila Anda jarang mandi, tubuh akan lembap karena keringat dan memicu perkembangbiakan mikroorganisme secara pesat. Mikroorganisme tersebut akan menghasilkan bau tak sedap yang melekat pada tubuh. Itu sebabnya, Anda harus mandi secara teratur dan mengeringkan tubuh sampai tuntas.

 Jarang Berganti Pakaian
Selain mandi teratur, Anda juga harus berganti pakaian secara rutin. Hal ini karena keringat dan kotoran yang menempel pada pakaian juga kerap menyebabkan bau badan. Usahakan untuk mengganti pakaian dalam minimal satu kali sehari. Singkirkan pakaian dalam yang sudah lama digunakan dan segera gantikan dengan yang baru. Walaupun Anda rutin mencuci pakaian dalam, tetap saja pakaian dalam tersebut berisiko menyimpan bakteri penyebab bau badan.

Gangguan Kesehatan Tertentu
Ternyata, ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat menjadi penyebab bau badan. Beberapa di antaranya seperti HIV, leukemia, hipertiroidisme, dan diabetes. Gangguan kesehatan tersebut menyebabkan kekacauan metabolisme tubuh, dan menyebabkan tubuh memproduksi bau yang lebih menyengat dibandingkan aroma tubuh orang sehat.

Selebihnya dari Lifebuoy:

3 min read

Jangan Asal Pakai, Ini Jenis dan Cara Tepat Kenakan Masker Kesehatan

Bingung dengan banyaknya jenis masker untuk melindungi diri? Cari tahu jenis masker dan cara pakai yang tepat supaya efektif.

3 min read

Manfaat Charcoal Bagi Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Produk kecantikan yang menggunakan bahan dasar charcoal kini semakin banyak ditemukan di pasaran.

3 min read

Puasa Tetap Sehat dengan Kebiasaan Cuci Tangan di 3 Waktu Penting Ini

Puasa Tetap Sehat dengan Kebiasaan Cuci Tangan di 3 Waktu Penting Ini

3 min read

Kini Langka, Simak Fakta Ini Sebelum Bikin Hand Sanitizer di Rumah

Bahan utama membuat hand sanitizer hanyalah alkohol dan gel lotion aloevera. Namun, amankah membuat sendiri hand sanitizer di rumah?