1. Pengertian Campak
Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus paramyxovirus, ditandai dengan ruam merah di seluruh tubuh, demam, batuk, dan pilek. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi campak sebagai penyebab utama kematian anak global, meskipun vaksinnya aman dan terjangkau. Namun, program vaksinasi telah berhasil menurunkan angka kematian akibat campak sebesar 79% antara tahun 2000 hingga 2014.
2. Diagnosis Campak
Diagnosis campak umumnya didasarkan pada gambaran klinis, yaitu tanda dan gejala yang dialami pasien. Dalam kasus tertentu, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan penunjang seperti tes darah lengkap. Pemeriksaan antibodi campak dan fungsi hati juga dapat dilakukan, meski jarang. Metode RT-PCR dapat memberikan diagnosis pasti, namun seringkali tidak diperlukan karena gejala campak yang khas.
3. Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai
Penyakit campak memiliki gejala klinis yang khas. Gejala awal biasanya meliputi:
- Demam tinggi, muncul sekitar 10-12 hari setelah terpapar virus campak.
- Keluhan pernapasan seperti batuk dan hidung berair.
- Mata kemerahan dan berair.
- Bercak putih kecil di dalam rongga mulut (Koplik spots).
Ruam kemerahan yang khas akan muncul sekitar 3-5 hari setelah gejala awal, dimulai dari wajah dan leher bagian atas, lalu menyebar ke seluruh tubuh (badan, punggung, tangan, kaki). Ruam ini bertahan beberapa hari sebelum menghilang sesuai urutan kemunculannya, kadang disertai rasa gatal. Gejala campak umumnya berlangsung 4-7 hari sebelum mereda.
4. Pengobatan Campak
Pasien campak tanpa komplikasi dapat menjalani rawat jalan. Rawat inap diperlukan jika terjadi komplikasi seperti dehidrasi berat, infeksi saluran pernapasan, kesulitan asupan makanan, atau demam tinggi yang persisten. Penanganan campak bersifat suportif, meliputi:
- Pemberian cairan infus jika terjadi dehidrasi berat atau kesulitan asupan.
- Pemberian obat sesuai gejala, seperti antipiretik untuk demam, pereda batuk, pereda pilek, atau antimual.
- Pemberian suplementasi vitamin A, terutama bagi pasien dengan defisiensi vitamin A.
5. Penyebab Campak
Campak disebabkan oleh virus paramyxovirus yang sangat menular melalui saluran pernapasan. Penularan terjadi saat seseorang menghirup atau kontak langsung dengan droplet yang terinfeksi virus, misalnya saat penderita batuk atau bersin. Campak sangat menular; sekitar 90% individu yang belum divaksinasi dapat tertular jika berada dekat dengan orang yang terinfeksi.