Apa Itu Psoriasis?
Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang ditandai dengan pertumbuhan sel kulit baru yang sangat cepat, jauh lebih cepat dari normal. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja, meskipun seringkali terdiagnosis pada individu berusia 15 hingga 35 tahun. Area tubuh yang paling sering terkena psoriasis meliputi siku, lutut, kulit kepala, dan punggung bawah.
Gejala umum yang dialami penderita psoriasis antara lain:
- Munculnya ruam merah pada kulit.
- Kulit menjadi tebal, bersisik, dan mudah mengelupas.
- Timbulnya rasa gatal dan nyeri pada area yang terkena.
Gejala-gejala ini biasanya bersifat kambuhan, muncul selama beberapa hari atau minggu, kemudian mereda. Namun, faktor pemicu tertentu dapat menyebabkan psoriasis kambuh kembali.
Penyebab dan Pemicu Psoriasis
Penyebab pasti psoriasis masih belum sepenuhnya dipahami. Namun, kondisi ini diduga kuat berkaitan dengan faktor keturunan (genetik) dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh (autoimun). Pada penderita psoriasis, sel darah putih (limfosit T) yang seharusnya melindungi tubuh dari zat asing, justru menyerang sel-sel kulit sehat. Reaksi ini memicu produksi sel kulit baru secara berlebihan, menyebabkan penumpukan sel di permukaan kulit yang mengakibatkan kulit menebal, terasa keras, kering, dan bersisik.
Selain faktor genetik dan autoimun, beberapa pemicu berikut juga dapat memperburuk atau memicu timbulnya psoriasis:
- Infeksi, seperti radang tenggorokan yang dapat memicu psoriasis gutata.
- Cedera kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan, gigitan serangga, atau luka gores.
- Obesitas.
- Kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol.
- Stres yang tidak dikelola dengan baik.
- Perubahan hormon, terutama pada wanita saat menstruasi atau menjelang menopause.
- Gangguan sistem kekebalan tubuh akibat penyakit lain, seperti HIV.
- Penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya obat tekanan darah tinggi, anti-inflamasi, anti-malaria, dan lithium.
- Perubahan cuaca ekstrem yang mengurangi kelembapan alami kulit.