Bisul merupakan kondisi kulit umum yang dapat menyerang siapa saja. Secara sederhana, bisul (furunkel) adalah benjolan merah yang berisi nanah dan terasa nyeri pada permukaan kulit. Meskipun sering dianggap sepele, kemunculan bisul tentu terasa mengganggu karena menimbulkan rasa sakit dan dapat memengaruhi penampilan. Penting untuk mengenali gejala dan penyebabnya agar Anda bisa mengatasi bisul secara efektif.
Gejala Bisul pada Kulit
Sebelum berusaha menghilangkan bisul, kenali dulu beberapa gejalanya berikut ini:
- Kemunculan benjolan merah berisi nanah yang awalnya kecil kemudian terus membesar.
- Benjolan akan terasa sakit bila disentuh atau berbenturan dengan permukaan benda lain.
- Kulit di sekitar benjolan akan kelihatan memerah dan terasa hangat saat disentuh.
- Bagian tengah benjolan menunjukkan titik putih yang bisa pecah dan mengeluarkan nanah.
Penyebab Kemunculan Bisul
Keberadaan bisul dipicu oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut. Sebenarnya jenis bakteri tersebut dapat ditemukan pada kulit dan lapisan dalam hidung tanpa menyebabkan gangguan kesehatan. Infeksi baru muncul ketika bakteri Staphylococcus aureus masuk ke folikel rambut akibat gigitan serangga atau luka gores. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko timbulnya bisul, antara lain:
- Kontak langsung dengan pengidap bisul, terutama bila tinggal satu rumah.
- Kurang telaten menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat penyakit tertentu, misalnya kanker, HIV, dan diabetes.
- Kekurangan nutrisi tubuh.
- Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
- Sering terpapar zat kimia berbahaya yang memicu iritasi kulit.
- Mengalami penyakit kulit lainnya, seperti eksim atau jerawat.
Kapan Harus Memeriksakan Bisul ke Dokter?
Pada umumnya, bisul dapat sembuh dengan sendirinya asalkan Anda merawatnya secara telaten dan menjaga kebersihan tubuh. Namun, beberapa kondisi khusus berikut ini membuat Anda harus bergegas memeriksakan bisul ke dokter:
- Bisul tumbuh dalam jumlah banyak dan berkumpul menjadi satu (disebut karbunkel).
- Kondisi bisul tak kunjung sembuh lebih dari 14 hari meskipun sudah dirawat dan dibersihkan.
- Disertai gangguan kesehatan lain seperti demam, pusing, dan tidak enak badan.
- Ukuran bisul terus membesar, terasa kenyal ketika disentuh, dan rasa nyeri semakin parah.
- Tumbuh pada bagian tubuh tertentu, misalnya dalam hidung, dalam telinga, dan dekat mata.
- Diidap oleh seseorang yang mengalami gangguan imun tubuh.
Untuk mencegah bisul membandel yang terasa nyeri, menjaga kebersihan diri adalah langkah terbaik. Salah satu kebiasaan baik yang patut Anda lakukan setiap hari adalah mandi dengan Lifebuoy Sabun Cair Total 10. Varian sabun cair Lifebuoy ini mengandung ActivSilver Formula dan timol aktif yang berperan sebagai antiseptik alami. Timol merupakan zat dari kandungan herbal yang ditemukan Casper Neuman pada tahun 1719.
Tekstur busa lembut yang dihasilkan Lifebuoy Sabun Cair Total 10 dapat membantu membersihkan secara mendalam hingga ke pori-pori kulit. Manfaat sabun cair Lifebuoy ini efektif menghilangkan 10 jenis kuman penyebab infeksi kulit sehingga kulit jadi bersih dan segar serta terbebas dari risiko penyakit. Dengan kulit bersih, segar, dan bebas bakteri, Anda akan merasa nyaman beraktivitas sepanjang hari.