Article Banner Lifebuoy 2

Jenis penyakit kulit akibat kurang menjaga kebersihan

AddTHis is disabled because of cookie content

Kulit memiliki fungsi penting bagi tubuh, salah satunya sebagai lapisan pelindung dari mikroba berbahaya. Karena peran sentralnya itulah, Anda perlu menjaga kulit agar selalu sehat, bersih, serta terhindar dari risiko kerusakan. Tak hanya memengaruhi penampilan, kulit yang tidak dijaga kebersihannya juga rawan terjangkit penyakit. Kenali berbagai jenis penyakit kulit yang bisa terjadi akibat kurangnya kebersihan berikut ini. Cari tahu juga betapa pentingnya menjaga kesehatan kulit Anda dan keluarga!

Mengapa Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Kulit Itu Penting?

Kulit  terdiri dari berbagai lapisan yang memiliki fungsi unik dan berbeda-beda. Anda dituntut untuk senantiasa memperhatikan kondisi kulit karena hal ini berkaitan dengan kesehatan tubuh Anda secara umum. Berikut ini beberapa alasan mengapa kulit merupakan bagian tubuh penting yang harus selalu dijaga kesehatan serta kebersihannya.

1. Kulit Merupakan Organ Tubuh Terluar

Kulit merupakan organ tubuh terluar sehingga rentan terpapar kotoran, virus, kuman, jamur, dan mikroorganisme jahat lainnya. Sebagai organ tubuh terluar, kulit juga berfungsi melindungi organ-organ dalam tubuh. Dengan selalu menjaga kesehatan sekaligus kebersihannya, kulit Anda akan terhindar dari berbagai masalah yang dapat mengganggu penampilan sekaligus kesehatan. Jenis-jenis penyakit kulit berbahaya pun bisa Anda hindari.

2. Lapisan Pelindung

Sebagai lapisan pelindung, kulit dapat melindungi Anda dari dehidrasi, luka yang diakibatkan cedera atau cairan kimia, gigitan serangga, dsb. Lapisan pelindung ini dapat berfungsi dengan baik hanya bila Anda selalu memastikan kesehatan dan kondisinya. Sebaliknya, bila Anda lalai dalam merawat kulit, maka fungsinya sebagai lapisan pelindung tubuh tentu juga tak akan dapat berjalan secara maksimal.

3. Memiliki Nilai Estetis

Kulit memiliki peranan penting dalam memaksimalkan penampilan Anda. Kulit yang sehat secara otomatis akan membuat penampilan Anda tampak lebih menarik dan terawat. Sebaliknya, apabila sudah mengalami jenis penyakit kulit tertentu, penampilan Anda juga akan menjadi kurang menarik. Bahkan, apabila kesehatan dan kebersihannya selalu dijaga, bukan tidak mungkin kulit Anda akan tampak awet muda meski usia terus bertambah.

4. Pelindung dari Sinar Ultraviolet

Kulit mampu memproduksi vitamin D yang dapat melindungi Anda  ketika terpapar sinar ultraviolet. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa kulit juga memerlukan perlindungan tambahan. Karena menjadi bagian tubuh yang terpapar langsung dengan sinar matahari dan UV, Anda sebaiknya selalu melindungi kulit dengan rutin membersihkannya maupun mengaplikasikan krim tabir surya. Dengan begitu, risiko kesehatan jangka panjang seperti kanker kulit bisa dihindari.

5. Memiliki Fungsi Antibodi

Kulit berfungsi sebagai antibodi. Atau dengan kata lain, kulit merupakan bagian tubuh yang dapat melawan mikroorganisme atau benda asing berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Apabila kesehatan kulit tidak terganggu dan mengalami jenis penyakit kulit tertentu, bukan tidak mungkin sistem imunitas dan perlindungan tubuh akan ikut menurun.

6. Media Pembuang Racun

Di antara banyaknya fungsi kulit, salah satu yang paling penting dan utama adalah sebagai media pembuang racun dan zat lain yang tidak diperlukan oleh tubuh. Proses ini terjadi melalui fungsi ekskresi kelenjar keringat. Jika kulit Anda tidak terawat, maka racun dan zat berbahaya akan mengendap di kulit dan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya seperti infeksi, gatal, dan jenis penyakit kulit lainnya.

7. Menjaga Suhu Tubuh

Kulit memiliki kelenjar dan pembuluh darah yang berguna untuk mengatur suhu tubuh. Itu sebabnya, jenis-jenis penyakit kulit tertentu juga bisa diakibatkan oleh suhu tubuh yang tidak stabil. Dengan merawat kebersihan serta kesehatan kulit, suhu tubuh Anda dapat terjaga dengan baik. Tubuh Anda pun akan terlihat lebih sehat karena dilindungi oleh kulit yang sehat pula.

Jenis Penyakit Kulit Akibat Kurangnya Kebersihan

Bila Anda tidak memperhatikan kesehatan dan kebersihan kulit, bukan tidak mungkin ada berbagai jenis penyakit kulit yang rentan menghantui. Berikut beberapa jenis penyakit kulit yang umumnya disebabkan akibat kurangnya kebersihan dan kesehatan kulit. Apa saja?

1. Jerawat

Jerawat mungkin menjadi salah satu jenis penyakit kulit yang paling umum dialami banyak orang. Jerawat akan timbul saat kulit memproduksi kelenjar minyak berlebih. Saat pori-pori yang terhubung ke kelenjar kulit oleh folikel tersumbat, maka jerawat pun akan dengan mudah muncul. Salah satu cara paling mudah dan efektif untuk mencegah tumbuhnya jerawat adalah dengan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Sebab, jenis penyakit kulit ini sangat umum dialami oleh siapa saja yang tidak merawat kebersihan kulit dengan baik.

2. Kudis

Kudis merupakan penyakit kulit yang timbul karena adanya parasit tungau yang disebut Sarcoptes scabiei var hominis. Orang yang mendiami tempat kumuh dan tidak menjaga kesehatan kulit akan mudah terjangkit kudis. Jenis penyakit kulit ini ditandai dengan rasa gatal yang hebat saat malam hari, khususnya di sela-sela jari kaki, bawah ketiak, pinggang, tangan, dsb. Dengan rajin membersihkan tubuh dan tempat tinggal, jenis penyakit ini dapat dihindari.

3. Kurap

Jenis penyakit kulit ini disebabkan oleh jamur yang hinggap di kulit yang tak terawat. Gejalanya berupa timbulnya lingkaran-lingkaran yang bersisik serta bercak putih yang disertai rasa gatal. Bagian tubuh yang sering terkena kurap biasanya leher, kulit kepala, dan tengkuk. Agar terhindar dari jenis penyakit kulit ini, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan tubuh dan kulit salah satunya dengan rajin mandi minimal dua kali sehari.

4. Impetigo

Impetigo disebabkan oleh bakteri tertentu yang terdapat di lingkungan sekitar, seperti tempat tidur, handuk, pakaian, dan peralatan yang sering digunakan sehari-hari. Gejala impetigo diawali dengan rasa gatal, lepuhan yang berisi cairan, serta kulit yang memerah. Impetigo umumnya menyerang anak berusia 2 hingga 6 tahun dan dapat menular. Risiko terjangkit jenis penyakit kulit impitigo bisa diminimalisir apabila sistem imunitas kulit Anda terjaga dan selalu bersih.

5. Bisul

Bisul timbul karena adanya infeksi bakteri Staphyilococcus aureus pada kulit yang melewati kelenjar keringat, kelenjar minyak, folikel rambut, dan menyebabkan infeksi lokal. Bisul berupa infeksi kulit berbentuk benjolan merah yang sewaktu-waktu dapat membesar. Meskipun dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja, bisul cenderung menyerang sela pantat, ketiak, kepala, leher, dan lipatan paha. Faktor penyebab bisul diantaranya kebersihan yang buruk, infeksi luka, diabetes, dan penggunaan bahan kimia.

6. Psoriasis

Psoriasis muncul akibat tidak terjaganya kesehatan kulit serta stres, trauma, dan rendahnya kalsium. Gejala jenis penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya bercak merah dan sisik putih berlapis-lapis. Apabila digaruk, sisik tersebut akan rontok. Sekilas, psoriasis tampak mirip dengan penyakit eksim. Apabila kesehatan dan kebersihan kulit senantiasa terjaga, Anda pun dapat terhindar dari jenis penyakit kulit ini.

Dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, Anda tak perlu mengkhawatirkan risiko berbagai jenis penyakit kulit tersebut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit, salah satunya dengan memilih sabun mandi yang tepat. Lifebuoy menawarkan perlindungan untuk melawan kuman jahat yang bisa menyerang kulit Anda. Melalui formulasi revolusioner yang disebut ActivSilver Formula, produk-produk Lifebuoy dapat senantiasa melindungi sekaligus menjaga kesehatan kulit Anda.

Sumber:

Diakses pada: 10 April 2019