13 Cara Mencegah Penyakit Selama Bulan Puasa

13 Cara Mencegah Penyakit Selama Bulan Puasa

Selama berpuasa, tubuh pasti seringkali terasa lemas dan tidak bertenaga. Alhasil, kamu cenderung akan bermalas-malasan seharian dengan cara tidur atau bermain gadget sambil menunggu waktu berbuka. Hal tersebut kurang tepat untuk dilakukan karena bukan hanya kamu menjadi kurang banyak melakukan aktivitas fisik, tetapi juga kebersihan dirimu menjadi tidak terjaga.

Ketika seharian tidur di kasur, kuman dan bakteri yang menempel di bajumu akan otomatis menempel dan melekat pada sprei kasur mu. Selain itu, benda-benda elektronik seperti handphone, remot TV, dan laptop juga tidak kamu bersihkan. Semua hal tersebut bisa mendatangkan penyakit jika tidak segera kamu bersihkan. Biasakan untuk melakukan upaya pencegahan penyakit dengan cara-cara sederhana berikut ini.

 

1.  Membuang sampah pada tempatnya

Sampah yang menumpuk bisa menjadi sarang munculnya kuman dan bakteri penyebab penyakit. Terutama sampah dari rumah tangga seperti bekas makanan kemasan, kaleng, sayuran, buah-buahan, kosmetik, dsb. Apabila tidak segera dibuang, maka akan menimbulkan bau busuk yang menyengat serta memunculkan lalat yang bisa membawa penyakit di lingkungan sekitarmu.

Upayakan untuk selalu membuang sampah segera ketika sampah mulai terlihat menumpuk. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah membuang sampah agar kuman dan bakteri tidak menempel di tangan. Selain mencegah penyakit, ruangan rumah pun akan menjadi lebih bersih, sehat dan terawat. Jadi, jangan lupa untuk biasakan membuang sampah pada tempatnya, ya.

 

2.  Menjaga pola hidup sehat dengan tetap olahraga

Berpuasa bukanlah alasan untuk bermalas-malasan di kasur tanpa ada kegiatan fisik apapun. Untuk menjaga pola hidup sehat, kamu harus tetap dan rajin berolahraga. Mulai dari olahraga ringan seperti jogging, yoga, bersepeda, sampai olahraga yang cukup berat seperti berenang atau gym.

Bagi kamu yang selama puasa ini bekerja di kantor, kamu bisa sisihkan waktu di sore hari untuk olahraga seperti jogging atau workout sambil menunggu azan magrib. Namun, kalau sulit sekali menetapkan waktu olahraga, cobalah untuk melakukannya ketika weekend hari Sabtu dan Minggu. Nah, gampang bukan?

 

3.  Banyak minum air putih saat sahur dan berbuka

Ketika puasa, kamu harus tetap melakukan kegiatan sehari-hari sambil menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 12 jam. Hal ini tidak jarang membuat seseorang rentan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, terutama jika aktivitas fisik yang dilakukan tergolong aktivitas yang berat. Untuk itu, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan cara banyak minum air putih ketika sahur dan berbuka.

Namun, kebutuhan cairan setiap orang pun berbeda-beda. Pada orang dewasa, konsumsi air putih yang disarankan yaitu 8 gelas per hari atau sekitar 2 liter air. Kamu bisa minum air putih 4 gelas ketika berbuka, dan 4 gelas ketika sahur. Selain dari konsumsi air putih, kebutuhan cairan pun bisa didapatkan dari makanan yang mengandung air tinggi seperti semangka dan bayam yang memiliki kandungan 90% air untuk tubuh. Pastikan dua makanan ini masuk ke dalam daftar menu selama puasa mu ya.

 

4.  Konsumsi nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka

Agar bertenaga seharian dan tidak gampang loyo saat puasa, konsumsi nutrisi yang seimbang saat sahur dan berbuka. Cukupi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak dan serat secara seimbang seperti 7 butir kurma dan segelas air putih untuk berbuka. Dilanjutkan dengan makan nasi dan sayur setelah shalat tarawih sekitar jam 8 malam.

Hindari makanan berlemak dan pedas seperti gorengan yang bisa memicu asam lambung naik atau GERD. Selain itu, kurangi konsumsi gula berlebihan seperti dari minuman manis, kopi dan juga kurangi makanan yang dibakar seperti sate, ayam bakar, dsb. Makanan yang dimasak secara dibakar jika dikonsumsi berlebihan mengundang bahaya yang mengintai karena mengandung karsinogen, yakni zat pemicu  penyakit kanker.

 

5.  Hindari makan berlebihan saat berbuka puasa

Saat waktu berbuka, seringkali seseorang kalap dengan memakan banyak hidangan yang ada di depannya. Pastikan kamu bukan salah satunya ya. Berbuka lah secara sederhana dan tidak berlebihan supaya masih bisa melanjutkan beribadah di malam harinya.

Untuk menghindari makan berlebihan ketika berbuka, kamu bisa menyiapkan sendiri menu makananmu. Selalu siapkan segelas air putih beserta kurma atau buah segar lainnya. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan piring kecil sehingga makanan yang ada di piringmu terlihat penuh dan untuk  menghindari makan terlalu banyak.

 

6.  Rajin cuci dan desinfeksi tangan

Tangan adalah sarang berkembangnya kuman dan bakteri. Tangan kita seringkali memegang benda-benda yang menurut kita terlihat bersih seperti handphone, gagang pintu, tangga, tombol lift tanpa mencuci tangan setelahnya. Tangan yang kotor tersebut kemudian kita gunakan untuk menyentuh wajah, atau mengambil makanan yang kemudian masuk ke dalam tubuh.

Kuman yang masuk ke dalam tubuh masuk ke saluran pencernaan dan berkembang biak sehingga menimbulkan penyakit. Oleh karena itu, jangan lupa untuk rutin mencuci dan desinfeksi tangan dengan sabun dan air bersih. Cuci dan desinfeksi tangan sebelum dan sesudah makan, setelah beraktivitas juga setelah buang air besar/kecil.

 

7.  Tidur yang cukup

Pekerjaan dan tugas sekolah yang menumpuk membuat seseorang begadang dan bahkan tidak tidur sama sekali. Kurang tidur jika terus menerus dilakukan akan menjadi kebiasaan yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Ketika seseorang begadang, tubuh pun tidak dapat beristirahat dengan baik.

Kurang tidur membuat seseorang rentan terkena penyakit jantung, diabetes, stroke, obesitas, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Dampak buruk dari kurang tidur lainnya yaitu bisa mengganggu konsentrasi, kewaspadaan, dan kinerja seseorang ketika bekerja.

Maka, biasakanlah untuk memiliki tidur yang cukup. Buat jadwal tidurmu sendiri, seperti tidur setiap pukul 10 atau 10.30 malam setiap harinya. Bukan hanya itu, sebelum tidur hendaknya kamu menyimpan handphone jauh dari jangkauan dan mematikan lampu terlebih dahulu. Tidur dengan keadaan lampu yang redup bisa membuat tubuhmu benar-benar beristirahat dan membuat tidur lebih berkualitas.

 

8.  Kelola stress dengan baik

Setiap orang tentu memiliki masalah dan beban hidupnya masing-masing. Masalah dan beban tersebut tidak jarang membuat seseorang menjadi stress dan berpengaruh pada kesehatan fisik dan psikisnya. Untuk itu, belajarlah untuk mengelola stress dengan baik sebelum berpengaruh buruk terhadap kesehatan.

Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan stress misalnya seperti mendengarkan lagu, berjalan kaki, berolahraga, berkumpul bersama teman, bermain game, berkebun, menekuni hobi,  atau melakukan meditasi seperti yoga.

Namun, jika stress tidak kunjung membaik, hendaknya kamu mencoba berkonsultasi kepada psikolog untuk mengetahui penyebab stress yang mengganggu pikiranmu. Jadi jangan diabaikan ya. Segera cari pertolongan untuk penanganan yang lebih baik.

 

9.  Hindari rokok dan alkohol

Rokok dan alkohol keduanya sama-sama merusak tubuh dan membuat seseorang menjadi ketergantungan. Seseorang yang merokok berisiko lebih tinggi terkena penyakit kanker paru-paru, serangan jantung, dan penyakit serius lainnya. Dampak buruk dari merokok pun bukan hanya untuk perokok aktif, tapi juga perokok pasif. Seseorang yang hanya menghirup asap rokok juga memiliki potensi risiko yang sama.

Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan pun dapat meningkatkan risiko terkena kanker dan penyakit hati. Karena itu, untuk mencegah diri dari berbagai penyakit sebaiknya hindari merokok dan minum-minuman beralkohol. Tumbuhkan semangat untuk memulai pola hidup yang lebih sehat dari sebelumnya.

 

10.  Kurangi konsumsi gorengan

Mengonsumsi gorengan ketika waktu berbuka memang terasa nikmat dan gurih. Namun, dibalik nikmatnya menyantap gorengan ada banyak bahaya yang mengintai. Hal ini disebabkan karena makanan yang melalui proses penggorengan mengurangi nilai gizi dan malah menambahkan banyak kalori ke dalamnya.

Beberapa bahaya jika terlalu banyak mengonsumsi gorengan diantaranya obesitas, meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, dan menaikkan risiko terkena penyakit kanker. Oleh karena itu, kurangi konsumsi gorengan terlalu banyak terutama selama di bulan puasa ini. Untuk menyiasatinya, kamu bisa mengganti gorengan dengan makanan yang lebih sehat seperti buah-buahan atau salad dari sayur dan buah.

 

11Batasi konsumsi minuman bersoda

Minuman bersoda tentunya bisa membuat tenggorokan yang kering menjadi lebih segar. Akan tetapi, jika mengonsumsinya secara terus menerus dan dalam jumlah yang banyak, minuman bersoda akan mengganggu kesehatan tubuh.

Di dalam minuman bersoda terdapat kandungan pengawet, pewarna dan pemanis. Kandungan gulanya yang berlebihan membuat minuman bersoda meningkatkan risiko obesitas, penyakit hati, kanker, dan terganggunya sistem imunitas tubuh.

 

12.  Mempraktikkan  etika bersin dan batuk

Ketika sakit flu dan batuk, biasakan untuk selalu mempraktikkan etika bersin dan batuk dimanapun. Terutama pada saat pandemi covid-19 seperti saat ini. Ketika bersin ataupun batuk, selalu gunakan tisu atau siku bagian dalam untuk mencegah keluarnya droplet kepada orang lain.

Jika tidak mempraktikkan etika ini, kamu bisa menularkan virus atau bakteri tersebut kepada orang lain di sekitarmu baik itu keluarga maupun kerabat. Hal ini juga dimaksudkan untuk mencegah menularnya penyakit infeksi lain seperti TBC. jadi, jangan lupa untuk mempraktikkannya dengan baik ya.

 

13.  Selalu memakai masker

Saat ini, memakai masker bukan hanya diperuntukkan bagi orang yang sedang sakit. Tetapi juga bagi siapapun yang beraktivitas di luar, mengunjungi tempat-tempat umum, menggunakan transportasi umum atau bertemu dengan rekan dan sanak saudara.

Memakai masker secara disiplin ini bertujuan untuk mencegah penularan virus corona dan menekan kasus positif yang setiap hari terus bertambah. Selalu gunakan masker dan ikuti juga protokol kesehatan lainnya seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Diharapkan dengan mematuhi arahan ini, kasus positif dan angka kematian karena virus corona pun bisa diredam dan pandemi covid-19 segera berakhir.

Selalu terapkan ketigabelas cara mencegah penyakit di atas agar selama bulan Ramadan ini kamu dan keluarga tetap sehat dan bisa melakukan ibadah puasa dengan baik. Untuk semakin melengkapi upaya pencegahan penyakit, gunakan Lifebuoy Sabun Cuci Tangan dan Sabun Mandi Cair Total 10 yang telah teruji klinis ampuh membunuh kuman yang bisa menyebabkan infeksi kulit. Dengan kandungan Activ Silver+ Formula di dalamnya, Lifebuoy mampu melindungi pertahanan alami kulit dan melawan kuman kuat, serta kandungan timol aktif alaminya ampuh untuk perlindungan terhadap kuman.