Strategi Cerdas Menghindari Flu Singapura

Anda pernah mendengar tentang flu singapura?

Penyakit yang satu ini memang masih asing bagi sebagian besar orang. Jenis flu ini juga dikenal dengan sebutan penyakit kaki, tangan, dan mulut (Hand, Foot and Mouth Disease atau HMFD). Flu singapura merupakan penyakit menular yang harus diwaspadai. Gejalanya menyerupai penyakit demam biasa yang dapat menyebabkan komplikasi penyakit meningitis (radang selaput otak) dan ensefalitis.

Agar bisa menyusun strategi cerdas menghindari flu singapura, tentu saja Anda harus memahami seluk beluk penyakit ini terlebih dahulu. Informasi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan flu tersebut sangat penting bagi Anda. Dengan demikian, Anda bisa lebih teliti dan cerdas menghindari penyebaran virus flu singapura setiap saat.

Penyebab Flu Singapura

Penyakit menular ini disebabkan penyebaran enterovirus A dan enterovirus 71, kelompok virus yang terdiri dari beberapa spesies virus lainnya. Beberapa spesies virus yang termasuk golongan enterovirus A yaitu virus coxsakie A6, A10, dan A16. Biasanya kelompok virus tersebut akan menyerang jaringan mulut dan amandel lalu masuk ke sistem pencernaan. Setelah mencapai sistem pencernaan, penyebaran virus pun berlangsung cepat melalui aliran darah. Virus penyebab penyakit ini akan mengalami masa inkubasi selama satu minggu sebelum menunjukkan gejala.

Pada umumnya, penyebaran virus bisa disebabkan oleh empat cara, yaitu:

  • Cairan hidung atau cairan tenggorokan yang keluar ketika bersin.
  • Air liur yang keluar saat batuk.
  • Cairan dari luka yang melepuh.
  • Permukaan benda yang sudah terkontaminasi oleh virus penyebab flu singapura.

 

alt text

 

Satu minggu setelah virus masuk ke tubuh, pengidap flu singapura atau HMFD biasanya akan merasakan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Demam tinggi
  • Sakit tenggorokan
  • Tidak nafsu makan
  • Kemunculan luka melepuh di sekitar lidah, gusi, dan rongga mulut
  • Ruam merah di sekujur tubuh
  • Sakit perut
  • Muntah dan batuk

 

Gejala flu singapura yang terjadi pada orang dewasa maupun balita biasanya sama. Kemunculan gejala tersebut tentu akan menyebabkan rasa tidak nyaman. Balita biasanya jadi rewel, susah tidur, dan mudah marah.

Penyebaran virus flu singapura bisa merambah ke berbagai negara. Di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat, penyakit ini memang lebih dikenal dengan sebutan HMFD. Di Asia, penyakit ini lebih dikenal dengan sebutan flu singapura. Selama beberapa tahun terakhir, kasus flu singapura lebih sering ditemukan di beberapa negara kawasan Asia. Jumlah pengidap flu singapura di Tiongkok, Jepang, Hong Kong, Korea, Singapura, Malaysia, dan Vietnam kerap mengalami peningkatan.

 

Cara Mencegah Penularan Flu Singapura

Agar tak menjadi wabah yang mengancam kesehatan, penularan flu singapura harus dicegah dengan cara yang tepat. Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini agar terhindar dari penularan flu singapura:

1. Mencuci Tangan Secara Teratur

Mencuci tangan secara teratur dengan sabun antiseptik adalah salah satu cara mencegah penularan flu singapura yang paling mudah. Sabun antiseptik akan membasmi virus penyebab flu singapura 

tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Jangan memegang bagian tubuh lain atau menyantap makanan sebelum Anda mencuci tangan.

 

2. Meminimalkan Kontak Fisik dengan Pengidap Flu Singapura

Ternyata kontak fisik bisa memicu penularan flu singapura. Mungkin saja cairan tubuh pengidap flu singapura mengenai tubuh Anda dan masuk ke sistem pencernaan. Alangkah lebih baik bila pengidap flu singapura ditempatkan di ruangan khusus agar bisa beristirahat maksimal dan mendapatkan penanganan intensif.

 

3. Membersihkan Peralatan yang Rentan Kontaminasi Virus

Semua peralatan yang digunakan oleh pengidap flu singapura sebaiknya tidak digunakan orang lain. Peralatan tersebut harus dibersihkan dengan benar menggunakan produk disinfektan untuk memastikan tak ada virus yang bisa menular ke orang lain.

 

4. Cermat Memperhatikan Kebersihan Tubuh Anak

Anak-anak memang mudah tertular flu singapura bila tidak menjaga kebersihan diri, karena sistem kekebalan tubuh anak belum sekuat orang dewasa. Anda harus lebih teliti mengawasi buah hati. Pastikan buah hati Anda selalu dalam keadaan bersih. Semua perlengkapan dan mainannya juga harus dibersihkan secara menyeluruh dengan disinfektan.

 

Cara Mengobati Flu Singapura

Pengidap flu singapura yang memiliki daya tahan tubuh kuat biasanya tidak membutuhkan satu penyakit lain yang lebih serius. Pengidap flu singapura sebaiknya beristirahat cukup dan mengonsumsi banyak air untuk mencegah dehidrasi.

Selain itu, pengidap penyakit ini harus menghindari makanan dan minuman yang asam dan pedas untuk sementara waktu. Mengonsumsi bubur atau sup adalah pilihan tepat. Ini supaya pengidap flu singapura tidak susah menelan dan tubuh tidak kesulitan menyerap nutrisi makanan. Untuk meredakan nyeri dan demam, pengidap flu singapura diperbolehkan mengonsumsi ibuprofen atau paracetamol dengan dosis sesuai kebutuhan. Perawatan intensif tersebut akan membuat pengidap flu singapura lekas sembuh.

Jika sudah mengenal flu singapura lebih mendalam, Anda pasti tak akan khawatir lagi dengan penularannya. Anda hanya perlu menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri serta keluarga secara cermat. Virus-virus penyebab penyakit menular pun akan menjauh dari keluarga Anda.

Referensi:

  • ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4924067/
  • wpro.who.int/emerging_diseases/hfmd.information.sheet/en/
  • wbur.org/commonhealth/2014/07/28/hand-foot-mouth-disease
  • emergencycareforyou.org/Health-Tips/Doc-Blog/An-Ugly-Side-of-Not-Washing-Your-Hands--Hand-Foot-Mouth-Disease/
  • healthxchange.sg/children/health-scares-outbreaks/hfmd-treatment-prevention