Musim Kemarau Seru dengan 4 Aktivitas Ini

Apa agenda Anda dan keluarga selama musim kemarau tahun ini? Sebagian keluarga mungkin sudah mulai memikirkan beberapa kegiatan atau tempat yang akan dikunjungi guna mengisi musim kemarau kali ini. Apa pun kegiatan yang akan dilakukan dan tempat yang akan dikunjungi, pastikan untuk tetap waspada akan infeksi kuman penyakit, khususnya penyebab diare. Namun, jika Anda belum menemukan kegiatan atau tempat yang pas untuk dikunjungi guna menghabiskan musim kemarau, Anda bisa mempertimbangkan 4 kegiatan seru namun tetap hemat berikut.

Bermain di luar rumah

Musim kemarau adalah saat yang tepat untuk lebih banyak beraktivitas di luar rumah bersama keluarga. Kegiatan seperti berkebun, camping, bersepeda keliling kompleks, atau hiking bisa menjadi pilihan seru untuk mengisi musim kemarau. Selain mengisi waktu, kegiatan tersebut juga dapat mempererat rasa kekeluargaan serta membuat tubuh lebih aktif. Kendati demikian, tetaplah waspada akan risiko infeksi bakteri penyebab penyakit, terutama penyebab diare, mengingat penyakit ini rentan menginfeksi saat musim kemarau.

Ikut lomba agustusan

Alternatif kedua untuk menikmati musim kemarau adalah mengikuti lomba agustusan. Ada beragam lomba yang bisa Anda dan keluarga ikuti mulai dari tarik tambang sampai panjat pinang. Selain seru dan menyenangkan, Anda sekeluarga juga bisa lebih dekat dengan warga lain. Namun, ingatlah mengenai risiko infeksi bakteri selama mengikuti perlombaan tersebut. Perlombaan seperti tangkap belut, gebuk bantal dan balap karung berisiko menjadi media penyebaran bakteri penyebab diare dan infeksi kulit. Kondisi tangan dan tubuh yang kotor selama perlombaan bisa menjadi pemicunya.

Bersih-bersih rumah

Bersih-bersih rumah juga bisa menjadi alternatif lain untuk menikmati musim kemarau. Kegiatan ini cocok bagi Anda jika merasa enggan untuk menghabiskan waktu di luar rumah selama musim kemarau. Selain untuk mengisi waktu, kegiatan ini juga bisa menjadi alternatif olahraga sekaligus menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Apalagi, saat musim kemarau, debu lebih mudah masuk ke dalam rumah. Jika tidak dibersihkan, debu dan kotoran yang masuk berpotensi memicu gangguan kesehatan. Agar kegiatan bersih-bersih rumah terasa lebih ringan dan menyenangkan, Anda bisa mengajak anggota keluarga lainnya untuk ikut membantu sambil mendengarkan musik kesukaan keluarga.

Memasak bersama keluarga

Ada lagi cara seru untuk menikmati musim kemarau, yaitu dengan mencoba resep masakan baru. Kegiatan ini bisa Anda lakukan bersama anggota keluarga lainnya agar semakin menyenangkan. Anda bisa meminta bantuan pada anak yang masih kecil untuk mencucikan bahan-bahan masakan atau menyiapkan bumbu-bumbu dan alat masak. Sedangkan anak yang sudah cukup besar bisa Anda mintai bantuannya untuk mengiris bawang atau memotong bahan-bahan masakan lainnya. Namun, pastikan untuk tetap mengawasi mereka, ya.

Musim kemarau adalah saat yang pas melakukan berbagai kegiatan yang seru dan menarik. Empat kegiatan di atas bisa Anda coba sebagai alternatif agar musim kemarau kali ini lebih berkesan. Namun, tetaplah waspada akan kemungkinan infeksi kuman, seperti kuman penyebab diare, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah. Segera bersihkan diri dengan mandi dan cuci tangan pakai sabun anti bakteri usai berkegiatan di luar rumah atau setelah mengikuti lomba agustusan. Selain itu, jangan lupa juga untuk selalu memerhatikan kebersihan tangan dan bahan-bahan makanan saat memasak bersama keluarga. Pastikan juga agar bahan masakan dimasak hingga matang guna mencegah infeksi bakteri penyebab diare. Dengan rajin menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama dan usai beraktivitas, risiko infeksi penyakit akibat kuman akan berkurang. Anda dan keluarga pun bisa tetap sehat dan ceria di musim kemarau. Selamat beraktivitas! 

Sumber: 

  • kidzworld.com/article/27047-top-10-summer-activities
  • lifehack.org/articles/money/30-fun-things-you-can-this-summer-without-spending-much.html 

Diakses pada 7 Juli 2016

Berbagi artikel ini