Kemeriahan hari cuci tangan pakai sabun dengan Serentak di seluruh dunia - Lifebuoy

Cuci Tangan Pakai Sabun direalisasikan secara nyata oleh Lifebuoy dalam program Gerakan 21 Hari (G21H). Acara ini bahkan mendapatkan Rekor MURI dengan kategori Cuci Tangan Pakai Sabun oleh siswa SD terbanyak. Makan bersama itu biasa. 

Nah, bagaimana dengan cuci tangan bersama? Membersihkan tangan dari segala macam kuman dapat dilakukan dengan cara yang beda namun tetap efektif. Hal inilah yang dilakukan oleh Lifebuoy dalam rangka menyambut Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day).

Pada tanggal 28 September 2013, Lifebuoy menyelenggarakan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan melibatkan 13.000 siswa SD dari 300 Sekolah Dasar di Jabodetabek. Kegiatan yang diselenggarakan di lapangan BSD, Tangerang ini bahkan tercatat dalam Rekor MURI untuk kategori Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Siswa SD Terbanyak. Acara ini juga merupakan suatu bukti kesungguhan Lifebuoy dalam mengajak masyarakat Indonesia untuk memiliki gaya hidup sehat. Maka dari itu, diharapkan dengan terselenggaranya gerakan ini, anak-anak Indonesia menjadi lebih peduli akan kesehatan. 

Melalui acara CTPS bersama tersebut, anak-anak SD diberi pengetahuan tentang cara cuci tangan yang benar sekaligus mempraktikkannya. CTPS juga memiliki definisi lain yaitu a proven, cost effective, accessible health intervention. Maka, semakin banyak disosialisasikan pada masyarakat, semakin banyak pula orang yang akan memiliki kebisaan sehat ini. Ribuan siswa telah mengikuti dan memeriahkan acara ini. Selanjutnya Lifebuoy pun tak akan henti-hentinya untuk mengajak ribuan siswa sd lainnya. 

Menyambut Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dimeriahkan Lifebuoy dengan mengajak sebanyak mungkin anak SD untuk mengenal cara cuci tangan yang benar dengan sabun yang tepat pula. Mencuci tangan pakai sabun terutama sabun anti bakteri seperti Lifebuoy memiliki kelebihan dibanding dengan menggunakan air saja. Sabun cuci tangan mampu menghilangkan kuman jauh lebih baik sehingga penularan kuman penyakit semakin berkurang. Program yang tercatat dalam Rekor MURI ini pun mendorong sekolah untuk menyadari akan pentingnya kebersihan. Jadi, pihak sekolah bisa meningkatkan sarana dan prasarana yang bisa mendukung PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Menanamkan kebisaan ini terutama pada anak sekolah dasar bisa menjadi bekal untuknya di masa depan untuk generasi penerus Indonesia yang lebih sehat. 

Sumber:

  • Flipchart G21H Lifebuoy
  • G21H Wshop 2013 - Maria Adina Tontey
  • Mekanisme G21H 2013 - Wisnu Waila
  • Lifebuoy Media Release EkaHospitalMuri Record pdf