7 Hal yang Memengaruhi Kualitas Kesehatan Keluarga

Memiliki keluarga yang sehat dan ceria adalah dambaan setiap orang. Keluarga yang sehat mencerminkan tingginya kualitas kesehatan keluarga tersebut. Dengan memiliki keluarga yang sehat, ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama. Hal ini tentu dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan tersendiri. Namun sayangnya, untuk memiliki keluarga yang sehat tidaklah mudah, mengingat banyaknya faktor yang dapat memengaruhi tingkat kualitas kesehatan keluarga. Lantas, apa sajakah faktor-faktor tersebut? Berikut adalah 7 di antaranya.

Kebersihan

Kebersihan sangat erat kaitannya dengan kesehatan. Sehingga, diperlukan komitmen dari masing-masing anggota keluarga untuk selalu menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan tempat tinggal. Menjaga kebersihan diri dapat dimulai dengan mandi teratur 2 kali sehari dan rajin cuci tangan pakai sabun sebelum makan, usai menggunakan toilet, saat mandi, dan setelah beraktivitas. Sementara itu, guna menjaga kebersihan rumah, Anda bisa mengajak anggota keluarga untuk bergantian membersihkan perabotan dan ruangan. Lakukan hal yang sama untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah Anda dengan menyediakan tempat sampah di sekitar halaman rumah, membersihkan selokan, dan mengubur sampah yang dapat menampung air agar tidak menjadi sarang nyamuk saat musim hujan tiba.

Penggunaan Obat

Kualitas kesehatan keluarga juga dapat dipengaruhi oleh penggunaan obat. Umumnya, orang cenderung membeli obat secara bebas di apotek tanpa menggunakan resep dokter untuk kasus penyakit ringan, seperti flu, sakit kepala, dan batuk. Hal ini memang dianggap wajar. Namun, dampak efek sampingnya bisa sangat fatal jika dilakukan dalam jangka waktu panjang, mengingat obat yang digunakan belum tentu aman bagi setiap individu dengan kondisi tubuh yang berbeda-beda. Untuk itu, usahakan untuk membatasi seminim mungkin penggunaan obat oral di luar resep dokter.

Akses Fasilitas Kesehatan

Apakah tempat tinggal Anda dekat dengan fasilitas kesehatan? Fasilitas pelayanan kesehatan adalah faktor berikutnya yang memengaruhi kualitas kesehatan Anda dan keluarga. Fasilitas kesehatan yang dekat tempat tinggal tentu akan memudahkan Anda dan keluarga untuk segera berobat mana kala salah satu anggota keluarga Anda jatuh sakit. Lain halnya jika fasilitas kesehatan jauh dan sulit dijangkau. Hal ini biasanya dialami oleh orang-orang yang tinggal di daerah pedalaman. Akibat sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan, mereka terpaksa memanfaatkan obat-obat tradisional saat kualitas kesehatan menurun. Obat tradisional memang aman, namun mengunjungi fasilitas kesehatan tetap perlu dilakukan guna mengetahui diagnosis penyakit secara jelas agar penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.

Nutrisi

Pemenuhan kebutuhan nutrisi keluarga adalah hal yang penting selanjutnya. Asupan nutrisi yang cukup dan seimbang berhubungan langsung dengan taraf kesehatan keluarga Anda. Guna memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga Anda, pastikan untuk selalu menghidangkan variasi menu yang lengkap setiap harinya. Menu yang dimaksud disarankan terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, vitamin, serat, dan mineral yang berasal dari nasi, daging tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Nah, agar nutrisi bisa diterima dengan baik oleh tubuh, pastikan tidak ada intervensi kuman dengan selalu mencuci bahan makanan sampai bersih dengan air mengalir dan cuci tangan pakai sabun setiap sebelum memasak.

Imunisasi / Vaksinasi

Imunisasi atau vaksinasi juga sangat penting untuk diupayakan guna meningkatkan taraf kesehatan keluarga. Tujuannya adalah untuk mencegah beragam penyakit. Imunisasi biasanya diberikan pada bayi dan balita guna mencegah mereka terserang penyakit tertentu seperti polio, difteri, pneumonia, meningitis dan penyakit serupa lainnya. Namun pada beberapa kasus, imunisasi juga dapat diberikan pada orang dewasa. Contohnya, ketika terjadi wabah flu burung, orang dewasa juga perlu mendapatkan vaksinasi agar tidak terinfeksi. Selain diberikan melalui suntikan, imunisasi juga dapat diperoleh seseorang setelah menderita penyakit tertentu. Misalnya, seseorang yang sudah pernah terkena cacar air akan dengan sendirinya kebal terhadap virus cacar air tersebut. Nah, jika tidak ingin sakit terlebih dulu agar tubuh kebal terhadap penyakit, Anda bisa menggunakan vaksin.  

Berat Badan

Anda mungkin sudah tahu bahwa berat badan yang berlebih dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Namun, sama halnya dengan berat badan yang berlebih, berat badan yang kurang juga dapat mengurangi daya tahan tubuh sehingga Anda mudah sakit. Maka dari itu, pastikan setiap anggota keluarga memiliki berat badan yang ideal agar kualitas kesehatan keluarga Anda terjaga. Untuk menentukan berat badan ideal seseorang, Anda dapat menggunakan rumus BMI (Body Mass Index). Caranya, bagi berat badan Anda (dalam kilogram) dengan tinggi badan Anda (dalam meter), kemudian bagi kembali dengan tinggi badan Anda (dalam meter). Jika hasilnya kurang dari 18.5 atau lebih dari 25, maka Anda perlu melakukan manajemen berat badan. Hasil di bawah 18.5 menunjukkan bahwa Anda memiliki berat badan yang kurang. Sebaliknya, hasil yang melebihi angka 25 menunjukkan bahwa Anda memiliki berat badan berlebih.

Aktivitas Fisik 

Aktivitas fisik atau olahraga juga berpengaruh terhadap taraf kesehatan seseorang. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik dapat membantu menjaga berat badan ideal, mengurangi berbagai risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kualitas tidur, menjaga tubuh tetap bugar, dan melatih kekuatan otot. Untuk itu, pastikan Anda dan keluarga melakukan aktivitas fisik secara rutin selama 30 menit setiap hari atau setidaknya 3 kali dalam seminggu.

Taraf kesehatan keluarga yang lebih baik memang sudah sewajarnya untuk diupayakan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkannya, salah satunya dengan memastikan Anda memberikan perhatian lebih terhadap ketujuh hal di atas. Ajak semua anggota keluarga Anda untuk ikut mengupayakannya agar tujuan kualitas kesehatan yang lebih baik dapat tercapai dengan lebih mudah. 

Sumber: 

  • urmc.rochester.edu/senior-health/common-issues/top-ten.aspx?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C3957315652
  • webmd.com/balance/stress-management/features/10-fixable-stress-related-health-problems
  • rona.metrotvnews.com/read/2015/10/05/177042/6-penyakit-mematikan-yang-dipicu-gaya-hidup-tidak-sehat
  • female.kompas.com/read/2013/01/13/11205566/Tubuh.Kurus.pun.Rentan.Kena.Penyakit
  • calculator.net/bmi-calculator.html
  • mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/exercise/art-20048389
  • m.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/15/06/17/nq2zo8-ini-beda-imunisasi-dengan-vaksinasi

Diakses pada 12 Juni 2016

Berbagi artikel ini