5 Tips Sehat dan Aman Berbuka Puasa di Perjalanan

Buka puasa tentu adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Namun sayangnya, ada satu hal penting yang sering kali terlewatkan saat momen tersebut tiba, yaitu cuci tangan pakai sabun , terutama bagi mereka yang tengah dalam perjalanan seperti mudik. Nah, jika saat mudik tahun ini Anda harus berbuka di perjalanan, ikuti 5 hal berikut agar Anda dan keluarga bisa tetap berbuka di perjalanan dengan aman dan sehat.

Pilih restoran yang tepat

Waktu berbuka hampir tiba, namun Anda dan keluarga masih dalam perjalanan? Jangan panik atau malah menunda waktu berbuka. Segeralah cari tempat makan dengan menu yang bervariasi dan bergizi. Hindari restoran cepat saji karena umumnya makanan capat saji mengandung lemak, garam, dan gula yang sangat tinggi dengan kandungan gizi yang tidak seimbang. Selain itu, pastikan juga Anda memilih restoran yang bersih, terutama dalam cara penyajiannya, agar Anda terhindar dari bakteri penyebab penyakit diare. 

Parkir kendaraan di tempat aman

Memarkir kendaraan sembarangan seperti di bahu atau pinggir jalan hanya akan mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan, kendaraan Anda pun lebih beresiko jadi target kejahatan. Maka dari itu, saat hendak berbuka di perjalanan, parkirlah kendaraan Anda di tempat parkir khusus yang sudah disediakan. Tempat parkir yang tersedia umumnya dijaga oleh petugas parkir atau keamanan sehingga keamanan kendaraan Anda pun terjamin. Dengan memarkir kendaraan di tempat yang tersedia, Anda dan keluarga juga akan merasa tenang selama menikmati sajian berbuka.

Cuci tangan sebelum makan

Berbuka puasa di perjalanan tentu sangat berisiko terinfeksi kuman. Apalagi, jika Anda melewatkan cuci tangan pakai sabun. Kelalaian seperti inilah yang umumnya terjadi di tempat makan yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan yang cukup. Meski demikian, Anda dan keluarga tetap harus memastikan kebersihan tangan masing-masing sebelum makan, guna menghindari penyakit pencernaan yang disebabkan oleh kuman berbahaya yang ada di tangan. Untuk menyiasati keterbatasan akses cuci tangan, manfaatkan Lifebuoy Hand Sanitizer  yang Anda bawa dari rumah untuk membersihkan tangan yang terkontaminasi kuman. Hand sanitizer ampuh menghilangkan 99% kuman, termasuk bakteri penyebab penyakit diare, pada tangan yang tidak terlihat sangat kotor.

Berbuka dengan tenang dan secukupnya

Hindari makan terburu-buru saat buka puasa. Hal ini sering kali dilakukan oleh mereka yang berbuka puasa di perjalanan mudik karena ingin segera sampai di tujuan. Makan terburu-buru hanya akan membuat kerja pencernaan menjadi terbebani. Pertimbangkan juga porsi makanan saat berbuka. Hindari makan berlebih agar Anda tidak mengalami gangguan pencernaan seperti kembung ataupun kekenyangan. Gangguan pencernaan tentu akan menghambat perjalanan mudik Anda.

Beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan

Setelah menikmati sajian berbuka, jangan lantas terburu-buru untuk melanjutkan perjalanan. Beristirahatlah sejenak dan berikan sedikit waktu agar perut dapat mencerna makanan yang masuk dengan baik. Lanjutkan dengan ibadah salat Maghrib sebelum melanjutkan perjalanan.

Berbuka puasa memang lebih nyaman dilakukan bersama keluarga di rumah. Namun, ada kalanya Anda dan keluarga pun harus berbuka di perjalanan, seperti saat mudik. Nah, agar buka puasa tetap sehat dan menyenangkan, lakukan kelima hal di atas. 

Sumber:

  • melindahospital.com/artikel/1994/Tips-Berbuka-Puasa-Di-Jalan.html
  • toyota.astra.co.id/move/news/article/tips-berbuka-puasa-di-dalam-perjalanan/
  • m.otosia.com/tips/tips-menyikapi-kemacetan-dan-berbuka-puasa.html

Diakses pada 27 April 2016

Berbagi artikel ini