Usir Kuman yang Bersembunyi di Tubuh Anak

Usir Kuman yang Bersembunyi di Tubuh Anak

Biasanya, anak akan sangat aktif di hari-hari pertamanya kembali ke sekolah. Usir kuman yang menempel pada tubuhnya dengan mandi menggunakan sabun anti bakteri.

Anak tentu gembira saat kembali ke sekolah. Sekolah menyediakan sarana dan fasilitas bagi anak untuk mengembangkan diri, tidak hanya dalam hal pendidikan namun juga dalam kegiatan sosialnya. Di sekolah, anak dapat bertemu, bercanda, dan bermain dengan teman-temannya. Namun ternyata, sekolah juga menjadi tempat penularan kuman yang paling berisiko.

Di sekolah, anak-anak dapat bermain dan menyentuh apapun yang kotor seperti tanah, hewan, maupun benda-benda lain yang mungkin terkontaminasi kuman. Anak juga dapat menerima kuman dari temannya yang sedang sakit. Selain itu, aktivitas anak di sekolah seperti bermain, bahkan berlari-lari bersama teman-temannya di sekolah dapat memicu pertumbuhan kuman. Aktivitas ini membuat anak mudah berkeringat. Keringat inilah yang akan menjadi sarang pertumbuhan kuman.

Oleh karena itu, mengusir kuman yang menempel pada tubuh anak Anda harus dilakukan. Hal ini bertujuan agar kuman tidak menyebabkan masalah kesehatan. Masalah kesehatan akibat kuman yang menempel umumnya adalah masalah yang berhubungan dengan kulit dan saluran pencernaan, seperti gatal-gatal dan diare.

Mengusir kuman yang menempel pada tubuh anak dapat dilakukan dengan mandi menggunakan sabun anti bakteri . Berbeda dengan sabun mandi biasa yang hanya membersihkan kotoran dan keringat, sabun anti bakteri mampu membunuh kuman yang menempel pada tubuh anak.

Anda dapat menggunakan sabun mandi cair, untuk menciptakan sensasi mandi yang menyenangkan bagi si kecil. Sabun mandi cair menghasilkan busa yang lebih banyak, sehingga akan disukai oleh anak. Ketika mandi, pastikan anak membersihkan tubuhnya secara menyeluruh termasuk pada bagian-bagian tubuh yang menjadi tempat favorit kuman untuk berkembang biak seperti ketiak, leher, di belakang telinga, punggung, lipatan tangan, selangkangan, dan kaki. Imbau juga anak Anda untuk tidak terburu-buru ketika mandi.

Mandi sehari dua kali, yakni sebelum berangkat sekolah dan sore setelah beraktivitas, akan mengurangi risiko anak Anda memiliki masalah kesehatan akibat kuman yang menempel. Akan lebih baik lagi jika ia bersedia mandi setelah pulang sekolah. Sehingga, kuman yang diperolehnya selama beraktivitas di sekolah dan di perjalanan dapat disingkirkan. Hal ini dapat mengurangi risiko kuman berpindah kepada anggota keluarga lainnya.

Dengan tubuh yang sehat, bebas dari kuman dan masalah yang ditimbulkannya, anak Anda dapat terus bermain dengan ceria bersama teman-temannya. Melihat anak tumbuh dan berkembang dengan bahagia, ceria, dan sehat adalah pemandangan yang paling indah, bukan?

Sumber:

Diakses tanggal 2 Juli 2015

Berbagi artikel ini

TOP